Salat Jumat Perdana di Masjid Sheikh Zayed Solo Dibanjiri Jemaah, Sampai Desak-desakan

BETANEWS.ID, SOLO – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo untuk mengikuti salat Jumat perdana, Jumat (3/3/2023). Berdasarkan pantauan Betanews.id, sebelum pukul 11.00 WIB, jemaah yang hendak mengikuti salat Jumat sudah mulai memenuhi kawasan masjid. Bahkan menjelang azan, lahan parkir sementara yang berada di area masjid tidak dapat menampung banyaknya kendaraan.

Bahkan sebelum azan dikumandangkan, area tengah masjid yang berkapasitas 6.000 jemaah sudah penuh. Meski begitu, masih banyak jemaah yang merengsek masuk. Situasi mulai sedikit memanas ketika para jemaah yang ingin masuk berdesak-desakan hingga counter atau alat penghitung yang diletakkan di pintu hampir goyah. Namun, karena memang kapasitas yang sudah tidak mencukupi, sebagian jemaah terpaksa menunaikan salat Jumat di area luar.

Warga berdesak-desakan untuk mengikuti Salat Jumat perdana di Masjid Sheikh Zayed Solo. Foto: Khalim Mahfur

Suasana damai mulai terasa ketika khutbah Jumat disampaikan oleh Sheikh Mohammed Moaad dengan menggunakan bahasa Arab. Kemudian, dilanjutkan dengan salat Jumat yang juga dipimpin Sheikh Mohammed Moaad. Sementara yang bertugas sebagai muadzin adalah Sheikh Ahmad Akmali.

-Advertisement-

Baca juga: Masjid Sheikh Zayed Solo Akhirnya Resmi Dibuka untuk Umum oleh Wapres Ma’ruf Amin

Seusai salat Jumat, khutbah jumat kembali dipaparkan dengan menggunakan Bahasa Indonesia agar semua jemaah paham dengan isi khutbah tersebut. Namun, banyak jemaah yang segera keluar dan petugas tidak dapat menahan mereka.

Salat Jumat perdana di Masjid Sheikh Zayed Solo itu juga diikuti oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan juga Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Pengurus Masjid, Imron Supomo, mengatakan, kapasitas ruang utama Masjid Sheikh Zayed Solo sebanyak 6.000 orang. Sedangkan pada saat pintu dibuka sekitar pukul 11.00 jemaah sudah mulai berdatangan dan memenuhi area tengah.

“Jemaah yang ada  di dalam itu 6 ribu, jadi ini kan memang sudah overload di dalam,” kata Imron.

Baca juga: Pemkot Solo Sediakan Shuttle Bus untuk Pengunjung Masjid Sheikh Zayed dari Luar Kota

Imron menerangkan, jemaah pria memang tidak boleh naik ke lantai dua, sebab area tersebut digunakan untuk jemaah wanita. Dirinya juga meminta maaf kepada seluruh jemaah atas hal itu, namun ia juga sangat mengapresiasi semangat jemaah yang ingin beribadah di Masjid Sheikh Zayed Solo.

“Mohon maaf sekali agak ditutup sebentar, cuma memang di dalam sudah penuh. Antusiasnya masyarakat luar biasa saat (salat Jumat) perdana ini,” kata dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER