Ratusan Warga Kedungsari Demo, Tuntut Kandang Ayam Ditutup

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, melakukan demo ke Balai Desa, Rabu (15/3/2023). Mereka memprotes keberadaan kandang ayam tak jauh dari rumah warga di RW 4, yang dinilai mengganggu lingkungan.

Warga tiba di depan Kantor Balai Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka Beberapa warga tampak membawa sejumlah spanduk dan tulisan tuntutan mereka yang meminta kandang ayam ditutup. Sejumlah warga perwakilan setiap RT warga dari RW 4 kemudian melakukan orasi.

Mereka menuntut Kepala Desa yang mempunyai kewenangan untuk menutup kandang ayam di dekat permukiman warga. Menurut warga banyak lalat yang masuk ke pemukiman warga sehingga menggangu aktivitas sehari-hari.

-Advertisement-

Baca juga: Jika Dipaksa Tutup, Pemilik Kandang Ayam Minta Ganti Rugi

“Kepada Bapak Kepala Desa dan Bapak Polisi jangan takut sama rakyat, jenengan juga rakyat. Terus kalau kami tidak mengutarakan aspirasi kami kepada kepala desa terus siapa lagi?” kata Ridho, perwakilan warga, saat melakukan orasi.

Dalam orasinya, Ridho juga menyebut, aksi warga kali ini dilakukan, karena berbagai upaya tidak menuai hasil. Bahkan, katanya, perwakilan warga juga pernah melakukan tanda tangan dengan pemilik kandang.

“Kami menolak keberadaan kandang ayam di sana, betul?,” teriak Ridho, yang kemudian dijawab secara serentak oleh ratusan pendemo dengan satu kata “yaitu “betul”.

Pria yang juga menjabat ketua RT 4 RW 4 itu mengatakan, yang dilakukan saat ini adalah langkah terakhir agar secepatnya ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Kedungsari.

“Apakah ada tindak lanjutnya, tidak ada kan? Makanya ini adalah langkah terakhir kami dengan mendatangi kepada kepala desa ataupun pemerintahan yang mempunyai wewenang dalam hal ini,” ungkapnya.

“Kemudian kalau setiap hari dikerumuni lalat, kalau pas panen jalan jadi macet. Dulu kita juga sudah pernah bilang dengan Dinas Kesehatan, katanya belum ada yang meninggal gegara lalat karena kandang ayam. Apa seharusnya menunggu rakyat meninggal dulu pak?,” keluhnya dengan suara lantang di hadapan Kepala Desa Kedungsari dan Kapolsek Gebog beserta jajarannya.

Baca juga: Omzetnya Ratusan Juta Sebulan, Teguh Kini Pilih Ternak Ayam KUB Ketimbang Kerja di Kapal Pesiar

Menanggapi aksi yang dilakukan warganya, Kepala Desa Kedungsari, Sukoyo menyatakan mendukung tuntutan warganya. Pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan warga, dengan memanggil pemilik kandang.

“Seharusnya memang jarak kandang dengan permukiman itu 500 meter. Tapi kandang yang dikeluhkan warga ini jaraknya 30 meter. Kandang ini sudah puluhan tahun ada. Bagaimanapun, kami akan menindaklanjuti tuntutan warga. Yang pasti kami mendukung tututan warga,” jelas Sukoyo pada awak media.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER