31 C
Kudus
Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Kudus Jika Dipaksa Tutup,...

Jika Dipaksa Tutup, Pemilik Kandang Ayam Minta Ganti Rugi

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemilik kandang ayam di Desa Panjang, RT 01 RW 03, Kecamatan Bae, Kudus, Aliman Dukin meminta ganti rugi jika usaha peternakannya dipaksa tutup. Peternakannya itu, dinilai warga sekitar dianggap mengganggu, karena mencemari warga.

Aliman Dukin menuturkan, dirinya diundang untuk audiensi di Kantor Kepala Desa Panjang dikiranya untuk membantu menyelesaikan persoalan yang ada. Namun, saat kegiatan berlangsung, dirinya merasa diadili untuk menutup usaha peternakannya.

“Saya kira, datang untuk dikasih solusi. Eh malah divonis untuk menutup kandang. Inikan tidak adil. Saya mau menutup usaha saya, namun harus ada ganti rugi,” tuturnya selepas Audiensi di Balai Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Selasa (29/9/2020).

Aliman Dukin, Pemilik Kandang Ayam. Foto: Imam Arwindra

Baca juga : Warga Geruduk Balai Desa Panjang, Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

Dia menjelaskan, modal untuk membangun bisnis peternakan tersebut yakni Rp 500 juta. Menurutnya, uang modal tersebut digunakan untuk membeli lahan seluas 500 meter persegi dan ayam petelur sejumlah 1.000 ekor.

“Kalau langsung ditutup saya tidak bisa. Harus ganti rugi uang Rp 500 juta,” terangnya.

Aliman Dukin menggerutu, dirinya merasa usaha yang dibangun dari satu tahun yang lalu aman-aman saja. Namun, mengapa saat ini dipermasalahkan oleh masyarakat. Pihaknya pun mengaku akan siap menempuh jalur hukum jika dirinya dipaksa menutup tanpa ada ganti rugi.

“Saya mempunyai izin dari warga sekitar, jaraknya jauh dari lingkungan pemukiman,” tuturnya yang tinggal berdomisili di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Menurutnya, dirinya bukan termasuk peternak besar, namun hanya petani dengan kapasitas ayam petelur 1.000 ekor. Dia juga mengaku sudah mencoba mengurus perizinan yang disyaratkan.

“Kalau tidak ada solusi terbaik, silakan lanjut ke jalur hukum. Apa nantinya menang atau kalah, saya menghormati keputusan hukum,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Panjang Eko Oktavian menuturkan, warganya ingin usaha peternakan ayam tersebut segera ditutup. Menurutnya, selain mencemari lingkungan sungai, bau yang dihasilkan dari peternakan tersebut sangat mengganggu warga sekitar.

“Jadi baunya sangat menyengat sekali. Juga ada lalat serta kotoran ayam dibuang ke sungai,” tuturnya.

Baca juga : Warga Pasuruhan Kidul Geruduk Balai Desa, Tuntut Pabrik Tahu Ditutup

Namun, pihaknya menyerahkan kegiatan penutupan tersebut kepada Satpol PP Kabupaten Kudus. Menurutnya, lembaga tersebut yang tepat untuk menegakkan Perda. Mengingat usaha tersebut ternyata tanpa izin.

“Kami mohon Satpol PP bisa melakukan penindakan kepada yang bersangkutan. Karena ini untuk meredam keresahan masyarakat,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,295PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat Jual Motor untuk Modal, Lastri Kini Sukses Jual Semangka yang Laku 3,5 Ton Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Babalan-Prawoto, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak dua orang sedang menaikkan semangka ke...

Penampilan Makin Cantik dengan Busana yang Selalu Ikut Tren di Klamby.clo

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung terlihat sedang memilih-milih pakaian di sebuah toko, Kamis (15/10/2020). Dengan dibantu seorang wanita muda berhijab hijau, mereka...

Beli Produk 104 Toko Online di UKM Virtual Expo Semuanya Gratis Ongkir

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 104 toko online di Jawa Tengah mengikuti pameran produk UMKM secara virtual bertajuk UKM Virtual Expo. Acara yang...

Banyak Pesanan Pelat Motor LED, Omzet Omah Letter Bisa Rp 4 Juta Sehari

BETANEWS.ID, DEMAK - Puluhan pelat nomor terpasang di sebuah papan yang berada di tepi Jalan Raya Demak-Kudus, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Demak....

Ini Tips Memilih Semangka yang Matang Agar Tak Menyesal Saat Sampai Rumah

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang pembeli terlihat sedang memilih semangka di sebuah lapak yang berada di tepi jalan Babalan-Prawoto masuk Desa Kalirejo,...

Gapoktan Desa Gondoharum Minta Tambahan Jalan yang Belum Terealisasi Saat TMMD

BETANEWS.ID, KUDUS – Dandim 0722 Kudus, Letkol Kav Indarto terlihat sedang menandatangi sebuah naskah di Pendapa Kabupaten Kudus. Dengan didampingi Plt Bupati...

Peringatan Hari Santri di Jateng Digelar Virtual, Ini Lomba yang Bisa Diikuti Santri

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara...