BETANEWS.ID, KUDUS – Di atas motor Yamaha RX King, seorang joki perempuan tong stand mempertontonkan berbagai atraksi di gelaran Dandangan, di Lapangan Hawe, Kelurahan Purwosari, Kecamatan/Kabutapen Kudus. Joki bernama Gita Selfira (22) itu menunjukan berbagai atraksi berbahaya yang berhasil memukau penonton yang hadir.
Usai atraksi, gadis yang akrab disapa Gita itu sudi berbagi pengalaman selama jadi joki motor tong stand kepada Betanews.id. Dia mengatakan, joki motor tong stand memang penuh dengan resiko, apalagi untuk perempuan. Ia pun pernah merasakan celaka, bahkan lebih lima kali.
Pekerjaan joki tong stan memang penuh dengan resiko, apalagi untuk seorang perempuan. Namun, honor dari pekerjaan tersebut bisa dianggap sesuai degan resikonya. Dalam semalam joki tong stand bisa mendapatkan uang hingga Rp4 juta. Selama ini, honor joki tong stand sistemnya bagi hasil dari penjualan tiket.
Baca juga: Meski Penuh Sesak, Anjar Tak Menyesal Ajak Anaknya di Malam Akhir Dandangan
“Jadi honornya tergantung juga dari jumlah penonton. Jika penonton banyak, honor kita juga banyak, bahkan bisa sampai Rp3 juta hingga Rp4 juta semalam. Pernah paling sedikit Rp100 ribu semalam,” ujar Gita kepada Betanews.id, Rabu malam (22/3/2023).
Tiap main atau beratraksi, tuturnya, tak jarang juga para penonton memberikan saweran. Berbeda dengan uang tiket, uang saweran dari para penonton tersebut jadi hak joki. Gita mengaku pernah mendapatkan saweran hingga jutaan rupiah dalam semalam.
“Pernah dapat saweran paling banyak itu pas event di Maluku. Saat itu saya kebagian Rp5 juta dalam semalam,” ungkap dara asal Jambi tersebut.
Gita mengaku, jadi joki tong stand menggunakan sistem kontrak. Ia dikontrak selama delapan bulan untuk berkeliling dari event satu ke event lainnya.
“Setelah delapan bulan saya baru bisa pulang ke Jambi. Namun, di rumah juga biasanya tak lama, paling dua pekan terus balik lagi ke event,” ungkapnya.
Gadis lajang tersebut mengaku sangat mencintai pekerjaanya. Karena menurutnya, pekerjaan tersebut tak semua orang bisa, apalagi perempuan, sehingga seolah jadi kebanggaan.
Baca juga: Tutup Warna Berhadiah iPhone, Permaian di Dandangan yang Banyak Diminati Pengunjung
“Karena suka itulah, saya tak kapok jadi joki tong stand meski pernah jatuh lebih dari lima kali,” bebernya.
Meski sangat mencintai pekerjaanya tersebut, Gita berencana pensiun dari hiruk pikuk kebisingan arena tong stand tahun depan. Hal itu dikarenakan ia akan menikah dengan pria pujaan hatinya.
“Tahun depan rencananya saya pensiun dari joki motor tong stand, karena akan menikah. Semoga saja nanti ada joki tong stand perempuan pengganti saya,” harapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

