31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Warung Baksonya Sering Diganggu Saingan Bisnis, Tiyono: ‘Sopo Seng Nandur Bakal Ngunduh’

BETANEWS.ID, JEPARA – Tiyono (56) tampak sibuk menyiapkan beberapa mangkuk bakso di warungnya yang berada di dekat Pasar Welahan, Kabupaten Jepara. Mangkuk-mangkuk yang sudah terisi berbagai komponen bakso itu lantas diantarkan kepada pembeli yang terlihat memenuhi warung itu.

Sehari-hari, pria asal Wonogiri itu memang menggantungkan hidupnya di usaha tersebut. Apalagi, warung itu merupakan perwujudan cita-citanya sejak kecil meski keluarganya mayoritas jadi petani.

Para pembeli memenuhi warung Bakso Pak Kumis di Welahan. Foto: Umi Nurfaizah

Nggak tahu kenapa dari kecil memang sudah bercita-cita mau jadi tukang bakso. Soalnya lihat saudara-saudara kebanyakan jadi petani. Meskipun awalnya juga sempat tidak dibolehkan sama orang tua, tapi saya yang penting maju aja,” kata pria yang punya satu anak perempuan tersebut, Kamis (9/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Bakso Pak Kumis, Salah Satu Warung di Jepara yang Pelanggannya Tak Pernah Surut

Dalam merintis usaha baksonya, Tiyono sempat mengalami kendala dari orang-orang yang tidak senang dengan dirinya. Tetapi ia lebih memilih untuk diam dan tetap bekerja dengan tekun. 

“Kadang kalau ada orang yang ganggu atau ngusilin saya biarin. Karena dikasih tahu sama orang tua, nek ono seng ganggu jarke wae, seng penteng kuwe temen (kalau ada yang ganggu biarin aja, yang penting kamu tekun,” katanya.

Tiyono juga berprinsip bahwa dalam setiap usaha, semua rezeki sudah ada yang mengatur masing-masing dan apa yang dia usahakan itulah yang dia dapatkan.

Baca juga: Rintis Bisnis saat Masih Kuliah, Rifqi Kini Mulai Nikmati Kesuksesan dari Jual Ketan Susu

“Semua kan sudah ada rejekinya masing-masing. Sopo seng nandur bakal ngunduh,” tuturnya.

Di warung bakso miliknya, Tiyono memiliki empat orang karyawan yang masih mempunyai hubungan saudara dengannya. Empat orang karyawannya tersebut juga berasal dari Wonogiri semua.

Dalam sehari, Tiyono mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging sapi yang ia produksi sendiri untuk diolah menjadi bakso. Warung bakso miliknya buka mulai dari pukul 7.00 sampai setelah maghrib. Pelanggan baksonya kebanyakan datang dari daerah Demak dan Semarang.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER