PMI Kudus Mampu Kumpulkan Dana Rp 7,3 Miliar dari Permintaan Darah Selama 2022

BETANEWS.ID, KUDUS – Sepanjang tahun 2022, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus mampu memperoleh darah dari para pendonor kurang lebih sebanyak 20.351 kantong dari berbagai golongan. Jumlah tersebut mampu mencukupi kebutuhan darah di semua rumah sakit yang ada di Kota Kretek.

Hal itu dikatakan oleh Sekertaris PMI Kabupaten Kudus yakni Imam Santoso. Dia mengatakan, 20.351 kantong darah tersebut didapatkan dari 19 ribu pendonor dari Kudus. Sementara sisanya dari pendonor lain daerah.

Baca juga: Bulan Dana PMI Kudus Tahun 2022 Resmi Ditutup, Total Dana yang Terkumpul Rp925 Juta

-Advertisement-

“20 ribu kantong darah itu tidak didominasi golongan tertentu. Jumlah semua golongan darah merata dan ada semua,” ujar Imam kepada awak media, Selasa (31/1/2023).

Dia mengatakan, darah yang terkumpul di PMI Kabupaten Kudus itu untuk mencukupi kebutuhan pasien semua rumah sakit di Kota Kretek. Serta semua sudah terdistribusikan sepanjang tahun 2022.

“Jumlah darah itu sudah terdistribusi ke rumah sakit. Serta mampu mencukupi kebutuhan darah bagi pasien rumah sakit di Kudus,” bebernya.

Sepanjang tahun 2022, kata dia, rumah sakit yang paling banyak meminta suplai darah adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmonohadi Kudus. Disusul RS Mardi Rahayu sebanyak 5.142 kantong darah.

“Kemudian ada rumah sakit dalam kota sebanyak 3.650 kantong darah, RSI 3.399 kantong serta RS luar kota sebanyak 1.610 kantong darah,” rincinya.

Dia mengatakan, setiap rumah sakit yang meminta suplai darah di PMI Kabupaten Kudus dikenai biaya pengganti pengolahan darah (BPPD) sebesar Rp 360 ribu. Nominal itu sesuai keputusan pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah, tentang penetapan BPPD.

Baca juga: Terkumpul Rp880 Juta, Bulan Dana PMI Kudus Lampaui Target

“Biaya tersebut bukan untuk membeli darah, tapi untuk biaya operasional, pembelian bahan dan alat habis pakai serta alat screening HIV, sifilis dan hepatitis,” jelasnya.

Dari permintaan darah sebanyak 20.351 tersebut ungkapnya, dana yang terkumpul kurang lebih sebanyak Rp 7,3 miliar. Jumlah tersebut dari total darah yang diminta oleh rumah sakit dikali BPPD sebesar Rp 360 ribu per kantong darah.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER