BETANEWS.ID, DEMAK – Bangunan Museum Glagah Wangi yang berada di Jalan Sultan Fatah Nomor 53, Kecamatan/Kabupaten Demak, rencananya bakal diperluas. Tempat yang berada di sebelah Kantor Dinas Pariwisata itu, menyimpan benda-benda cagar budaya.
Beberapa benda kuno masa Kesultanan Bintoro Demak Bintoro juga tersimpan di Museum Glagah Wangi. Termasuk benda sejarah penyebaran agama Islam, Hindu, Budha, dan kebudayaan Tionghoa.
Baca juga: Menengok Koleksi dan Sejarah Museum RA Kartini di Jepara
Bupati Demak Eisti’anah menyebut, melihat kondisi museum yang kurang kondusif untuk menyimpan koleksi sejarah, ia mengajukan perluasan museum.
“Sebenarnya museum yang di sebelah Dinas Pariwisata itu bukan miliknya, melainkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Karena tempatnya sudah tidak layak, ke depannya akan kami perluas lagi, ” katanya pada Betanews. id, Senin (27/2/2023).
Kemudian, untuk benda-benda cagar budaya yang telah ada di Museum Glagah Wangi, ke depannya akan ditata ulang kembali. Termasuk penambahan koleksi.
Baca juga: Banjarejo, Desa di Grobogan yang Punya Tiga Museum Purbakala
Sedangkan Kantor Dinas Pariwisata, rencananya bakal dipindah dan diberi tempat tersendiri. Sekaligus menambah beberapa fasilitas yang kurang memadai, seperti meja dan kursi.
“Sedangkan untuk Kantor Dinas Pariwisata sendiri nanti kita gantikan tempat yang cocok, segera mungkin akan kami relokasikan. Katanya tidak punya meja dan kursi, ” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

