Toa Pekong Naik, Ritual Jelang Imlek untuk Antar Dewa Dapur Pembawa Catatan Hidup Manusia ke Langit

BETANEWS.ID, SEMARANG – Satu pekan menjelang perayaan Tahun Baru China 2574, warga Tionghoa anggota perkumpulan sosial Boen Hian Tong menggelar ritual Toa Pekong Naik di Gedung Rasa Dharma kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (15/01/23). Ibadah tersebut merupakan tradisi mengantar Dewa Dapur ke langit untuk melaporkan amal perbuatan manusia selama setahun.

Bidang Ritual dan Kesenian Boen Hian Tong, Jose Amadeus menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian untuk menyambut Imlek dengan melakukan sembahyang menaikkan Toa pekong atau menaikan dewa dapur ke langit.

Baca juga: Jelang Imlek, Pengrajin Barongsai di Semarang Alami Peningkatan Pesanan Sampai 60 Persen

-Advertisement-

“Kepercayaan kita Dewa Dapur itu tugasnya mencatat segala kegiatan rumah tangga. Nah, setiap tahun atau setiap tanggal 24 bulan 12 tahun China, Dewa Dapur kita naikkan ke langit untuk melaporkan catatannya selama satu tahun terakhir,” jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, lanjut Jose, kini tidak hanya Dewa Dapur saja yang dinaikkan ke langit melainkan semua dewa yang ada di tempat ibadah. Sehingga, pada ritual itu, pihaknya mengantarkan lima Dewa yang terdapat di altar Gedung Rasa Dharma.

Prosesi yang dilakukan di antaranya adalah ritual persembayangan, menyiapkan sesaji, dan membakar kertas sebagai media memberangkatkan dewa ke langit.

Baca juga: Catat! Malam Tahun Baru Imlek di Solo Akan Dimeriahkan Pesta Kembang Api Selama 30 Menit

“Kalau hari ini urutanya mempersembahkan semacam buah, wajik, ada kue dan sebagainya kita persembahkan. Jam 12 Siang kita memberangkatkan para dewa dengan tadi membakar kertas untuk mediumnya dan kita terbangkan ke langit terus setelah selesai nanti sesajinya kita makan bersama-sama. Istilahnya untuk ngalap berkah para dewa dan para leluhur,” katanya.

Jose menambahkan, berbagai rangkaian untuk menyambut Tahun Baru Imlek diawali dengan penghantaran Dewa ke langit, lalu Ji Kau Meh atau tradisi berbelanja untuk makan malam tahun baru imlek bersama keluarga besar, King Thi Kong atau Sembahyang Tebu, dan puncaknya adalah Cap Go Meh.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER