31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKUDUSTak Ada Anggaran,...

Tak Ada Anggaran, Ratusan Lampu di Balai Jagong yang Rusak Belum Ada Perbaikan Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Lebih dari 100 lampu penerangan di Taman Balai Jagong Kudus rusak. Akibatnya, ketika malam kondisi di tempat itu gelap. Sementara Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga yang bertanggung jawab atas lampu penerangan di Taman Balai Jagong menyebut, tak ada anggaran perbaikan lampu di tahun 2023 ini.

Ketika suasana agak gelap, lampu penerangan dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang ada di area Balai Jagong tak ada yang menyala. Banyak lampu yang rusak bahkan sudah berkarat.

Padahal, karena gelap, para pedagang kaki lima (PKL) mengeluhkan area Taman Balai Jagong yang sering digunakan untuk berbuat mesum.

Baca juga: Lampu Penerangan Mati, PKL Keluhkan Kondisi Balai Jagong Gelap dan Sering Dibuat Mesum

Kabid Olah Raga pada Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Kundori mengatakan, bahwa di tahun 2023 tidak ada anggaran perbaikan lampu penerangan di Taman Balai Jagong Kudus. Dampaknya, sepanjang tahun 2023 Taman Balai Jagong akan gelap ketika malam hari.

“Tahun 2023 tak ada anggaran untuk perbaikan untuk penerangan Taman Balai Jagong. Adanya nanti di tahun 2024,” ujar Kundori kepada awak media beberapa hari yang lalu, di GOR Bung Karno Kudus.

Kundori mengungkapkan, di Taman Balai Jagong Kudus terdapat 150 titik lampu penerangan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang saat ini dalam kondisi rusak. Untuk perbaikannya membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 1 miliar.

“Anggaran perbaikan penerangan kurang lebih Rp 1 miliar. Namun, penganggaran itu tidak di tahun 2023, tapi nanti di tahun 2024,” tandasnya.

Sebagai informasi, gelapnya Taman Balai Jagong Kudus pada malam hari dimanfaatkan sebagian orang untuk berbuat mesum. Pada 16 November 2022, bahkan masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video mesum dua pelajar di area Taman Balai Jagong.

Menurut, salah satu pedagang yakni Minia Kristin, sejak pandemi, Taman Balai Jagong saat malam hari gelap gulita karena lampu penerangan tidak ada yang nyala. Akibatnya, area Balai Jagong sering digunakan mesum.

Baca juga: Disdag Kudus Sebut PKL Balai Jagong Banyak yang ‘Nakal’, Hanya Berjualan di Hari Sabtu dan Minggu

“Sewaktu malam hari banyak sekali yang mesum di Taman Balai Jagong, mas. Sudah seperti menonton bioskop,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia pun berharap, agar lampu di Balai Jagong Kudus dinyalakan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus biar terang lagi. Sebab, selain digunakan untuk mesum, suasan gelap di Taman Balai Jagong juga rawan tindak kejahatan.

“Harapannya lampunya dinyalakan biar terang, agar jualan itu nyaman. Kalau gelap itu, selain dibuat mesum juga rawan tindak kejahatan. Kemarin ada hape dijambret,” tandas warga Desa Loram Wetan tersebut.

Editor: Kholistiono

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler