31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKISAHDemi Sang Ibu,...

Demi Sang Ibu, Fitri Rela Tinggalkan Usahanya yang Beromzet Jutaan Rupiah per Hari dan Beralih Jualan Sosis Bakar

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita berhijab terlihat sedang membolak-balik aneka sosis dan seafood di atas pemanggang. Sesekali, ia terlihat mengoleskan saus dengan kuas sampai matang dan kemudian dibungkus untuk diberikan kepada pembeli.

Wanita itu adalah Fitri Kusuma Wardani (34), Pemilik Outlet Sosis dan Seafood Bakar Ndower yang berada di Desa Purwosari RT 5 RW 2, Kecamatan Kota, Kudus.

Usai melayani pembeli, Fitri sapaan akrabnya bersedia berbagi cerita kepada Betabews.id. Dari penuturannya, usahanya itu dirintis sejak Juli 2022. Mengaku iseng dan ingin mencoba hal baru, ia kemudian berjualan sosis dan seafood bakar.

Baca juga: Dari Iseng Jadi Cuan, Cerita Huda Bikin Olahan Kentang ala Kafe yang Jadi Buruan Anak Muda

“Kepengen coba usaha baru aja, karena dah coba dan rintis banyak usaha, yang belum ini. Pernah konveksi, ayam geprek, sari tebu juga pernah, banyak lah,” akunya, Kamis (19/1/2023).

Ibu dua anak itu mengatakan, sempat merantau ke Yogyakarta berjualan es tebu hingga punya empat lapak dengan omzet penjualan sehari Rp1 juta di satu lokasi. Namun karena sang ayah meninggal, ia memutuskan kembali ke Kudus untuk menemani sang ibu yang tinggal sendiri.

“Terakhir ayam geprek di depan lapangan Rendeng, usahanya jalan, tapi karena digususr untuk pembuatan stadion, jadinya saya beralih jualan ini,” ungkapnya.

Meski harus bergonta-ganti usaha, Fitri tak pernah sekalipun merasa capek dan menyerah. Kini, di usaha bakaran, Fitri mengaku beruntung karena diterima masyarakat. Apalagi ia, menawarkan bakaran dengan suas ndower yang punya cita rasa khas.

Baca juga: Cerita Evi Ikut-ikutan Jual Kuliner Viral Lumpia Beef yang Ternyata Cuannya Juga Ikutan Gede

Di outletnya, Fitri menawarkan aneka sosis dan seafood, seperti sosis ayam, sosis jumbo, bakso, lobster, salmon, fish tofu, crab stick, udang, dumpling, tempura, fish roll dan masih banyak lagi. Dengan harga mulai dari Rp 2 ribu sampai Rp 8 ribu per tusuk.

“Alhamdulillah dari awal buka langsung ramai, saya juga memanfaatkan sosial media Facebook untuk promosi. Sehari kalau sepi 150, kalau ramai bisa 400 tusuk,” ungkapnya.

Fitri menambahkan, pelanggan yang datang berasal dari beberapa kecamatan di Kudus mulai dari anak-anak hingga nenek-nenek. Ia berharap ke depannya dapat membuka cabang bakaran di beberapa lokasi.

Editor: Kholistiono

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler