Bak di Waterboom, Anak-Anak di Payaman Asyik Berenang di Depan Sekolah yang Kebanjiran

BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus tak hanya merendam permukiman dan area persawahan, tapi juga sekolahan. Salah satu yang kebanjiran adalah SD 4 Payaman. Bencana itu mengakibatkan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa berhenti.

Pantauan betanews.id, Senin (9/1/2023), jalan depan SD tersebut memang tergenang air cukup tinggi. Namun, banjir tersebut rupanya malah dimanfaatkan anak-anak di sana untuk bermain air layaknya sedang berada di waterboom.

Salah satu anak Devina Putri Azzahra mengaku sudah sepekan sekolahnya libur karena kebanjiran. Tak hanya sekolahan, tempat tinggal anak yang akrab disapa Azzahra itu pun juga kebanjiran.

-Advertisement-

Baca juga: Hadapi Siklus Banjir Besar 3 Tahunan, Warga Payaman Cuma Bisa Pasrah

“Sekolah dan rumah saya kebanjiran. Karena kebanjiran itu orang tua saya mengungsi,” ujarnya.

Siswi kelas empat itu mengatakan, karena sekolah libur, hari-harinya diisi dengan bermain bersama dengan teman-temannya, termasuk berenang di lokasi banjir.

“Tidak takut, sudah biasa kok. Saya juga bisa berenang,” ucapnya riang.

Kepala SD 4 Payaman Siti Seneng Kosidah mengatakan, sudah sepekan kegiatan belajar mengajar diliburkan karena banjirnya setinggi pinggang orang dewasa.

“Ini sudah mulai surut. Tadinya banjir setinggi puser orang dewasa. Oleh karenanya sekolah kami liburkan,” ujarnya.

Baca juga: 10 Hari Banjir Kudus, Hartopo Sebut Persediaan Logistik di Posko Pengungsian Mulai Menipis

Dia mengatakan, SD 4 Payaman memiliki 69 siswa. Meski libur karena sekolah kebanjiran tapi kegiatan belajar mengajar tetap berusaha dioptimalkan. Para siswa yang ikut orang tuanya mengungsi pendidikannya dititipkan ke SD terdekat dengan pengungsian. Sementara yang tak mengungsi, proses belajar mengajarnya dilakukan secara online.

“Meski sekolah libur, saya tugaskan para guru kelas untuk memberikan tugas setiap hari kepada para siswa, melalui pembelajaran daring. Sehingga para siswa nanti tidak ketinggalan pelajaran dari sekolah lain,” ungkapnya.

Dia berharap, hujan tak lagi turun sehingga banjir segera surut. Para siswa bisa kembali bersekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa lebih optimal.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER