31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKISAHSempat Tak Ingin...

Sempat Tak Ingin Jualan Lagi Karena Hanya Laku 3 Porsi di Hari Pertama, Cerita Rifa’i Rintis Usaha Es Oyen

BETANEWS.ID, JEPARA – Meskipun hanya lulusan SMP dan jualan Es Oyen, Ahmad Rifa’i membuktikan dengan kerja keras dan ketekunannya, kini dirinya bisa seperti lainnya. Usahanya, tak pernah sepi pembeli. Bahkan setiap harinya ia bisa menjual puluhan hingga ratusan porsi Es Oyen.

Warga Desa Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara itu, awalnya hanyalah seorang penganyam rotan dengan pendapatan yang tak seberapa. Keinginan untuk mandiri dan mencoba dunia baru membuat Rifa’i kemudian ikut merantau sang paman ke Medan, Sumatera Utara.

Es Oyen. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Menikmati Segarnya Es Oyen Khas Bandung di Kalinyamatan yang Bikin Ketagihan

Di sana, Rifa’i membantu sang paman sekaligus belajar berjualan molen. Setahun berselang, ia kemudian memutuskan berjualan molen sendiri di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia berjualan molen selama tujuh tahun, hingga ia bertemu seorang teman sesama pedagang dari Jawa Barat. Melalui sang teman itulah, Rifa’i mengenal kuliner berupa Es Oyen.

“Saat jualan molen di Sidoarjo, ketemu temen orang Jawa Barat jualan Es Oyen. Belajar sama dia resepnya bagaimana. Kemudian saya Kembali ke Jepara lagi karena pengen kerja di sini,” terangnya, Kamis (3/11/2022).

Sesampainya di tanah kelahiran, Rifa’i tidak langsung berjualan Es Oyen. Ia kembali pada pekerjaan sebelumnya yaitu menganyam rotan. Kemudian sesudah menikah, Rifa’i punya keinginan untuk berjualan kuliner kembali. Karena jualan molen terlalu ribet dan berat, ia kemudian terpikirkan untuk mencoba jualan Es Oyen yang belum ada di daerah Kalinyamatan.

“Awalnya coba-coba saja, ternyata malah keterusan, karena hasilnya lumayan. Sempet pengen tidak dilanjutkan karena jualan laku 3 porsi saja hari pertama, habis itu tidak jualan seminggu. Terus saya mikir namanya usaha memang tidak ada yang instan langsung besoknya jualan lagi,” bebernya.

Dari keyakinannya itu, Rifa’i kemudian melanjutkan usahanya berjualan Es Oyen. Menurutnya, meskipun setengah tahun pertama hanya cukup untuk memutar modal, kini Rifa’i mengaku sudah memanen hasilnya.

Baca juga: Bosan 24 Tahun Kerja Ikut Orang, Yoyon Nekat Jualan Es Cokelat yang Digandrungi Anak Muda

“Setengah tahun pertama ibarat cuma cari langganan buat muter modal, baru akhir-akhir ini punya langganan ada hasilnya. Walaupun tidak seperti jualan molen, tapi Alhamdulillah cukup. Rata-rata 40 porsi, pas cuaca panas musim kemarau bisa 100 porsi lebih sehari ,” sambungnya.

Setiap hari, Rifa’i berjualan Es Oyen di tepi Jalan Jepara-Kudus, Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Berada di Utara Pasar Kalinyamatan, lapaknya buka mulai pukul 10.00-22.00 WIB.

Editor: Kholistiono

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler