31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKUDUSPeternak Senang Harga...

Peternak Senang Harga Telur Ayam Naik : ‘Setahun Biasanya Harga Naik Dua Kali’

BETANEWS.ID, KUDUS – Abdul Rohman (39) siang itu tampak sibuk menimbang telur yang ditaruh di peti di kandang Mojodadi Farm yang berada di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Ia pun mengaku senang karena harga telur ayam saat ini yang sedang tinggi.

Menurutnya, dengan kenaikan harga telur ayam saat ini, pihaknya mendapat keuntungan lebih dari usaha peternakan yang ia geluti selama kurang lebih 3 tahun dibandingkan dengan sebelumnya.

Baca juga: Harga Telur Ayam Naik Jelang Nataru, Peternak Sebut Permintaan Juga Naik

“Iya tentu saja senang, karena dari pemasukan juga ada keuntungan lebih. Ya bisa untuk beli rokok lah. Karena tidak setiap hari harga telur mahal. Kadang juga sampai di harga terendah yaitu Rp 22.500 per kilogramnya. Itu tergantung pada bulan-bulan tertentu. Pengalaman saya dalam setahun harga telur naik itu dua kali, yaitu di bulan November sampai Januari dan menjelang Idul Fitri,” begitu kata pria yang akrab disapa Abdul, Selasa (6/12/2022).

Saat ini, kata Abdul, harga telur ayam di kandang mencapai Rp 27.500 per kilogramnya. Harga tersebut naik kurang lebih 15 persen dari harga sebelumnya di angka Rp 24.000. Bahkan, pihaknya sampai kewalahan dengan permintaan pasar yang meningkat.

“Permintaan telur saat ini meningkat hingga 80 persen. Di sini, dalam sehari permintaan telur sampai 80 kilogram, sedangkan di kandang ini dengan total 1.200 ayam hanya bisa menghasilkan 50 sampai 55 kilogram telur setiap harinya. Untuk permintaan saat ini masih belum bisa mencukupi,” ungkapnya.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Pasar Peterongan Semarang Sentuh Rp32 Ribu Sekilo

Itupun tengkulak yang mengambil telur di kandangnya merupakan warga desa setempat. Di situasi saat ini, ia sampai kebingungan lantaran ada tengkulak yang tidak kebagian.

“Bahkan ada bakul yang sampai pesan dua hari sebelumnya, karena kehabisan,” tutur Abdul.

Warga Desa Gribig RT 1 RW 7, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu berencana menambah ayam dengan total 1.500 ekor ayam petelur lagi, agar bisa mencukupi permintaan pasar.

Editor: Kholistiono

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler