31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Awalnya Iseng Maskeran Gunakan Ampas Kopi, Irma Malah Dapat Ide Rintis Japan Beauty Masker

BETANEWS.ID, KUDUS – Irma Yuliana Afianti (32) terlihat sedang memasukkan serbuk masker wajah berbahan kopi ke dalam kemasan pipih. Setelah itu, ia terlihat menimbangnya dengan ukuran sama yaitu 15 gram. Penimbangan itu jadi proses paling penting sebelum ia menyelesaikan pengemasan untuk kemudian dikirim ke pembeli.

Di tengah kesibukannya, Pemilik Japan Beauty Masker itu dengan senang hati membagikan awal mula membuat masker dari Kopi Muria. Ide membuat masker itu ketika ia melihat ampas kopi yang mengendap setelah dinikmati. Irma yang kala itu iseng mengolekskannya ke wajah lalu terpikirlah untuk membuat masker.

Masker Kopi buatan IRma dengan merek Japan Beauty Masker. Foto: Sekarwati

Menurut warga Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu, membuat masker kopi kini tidak sekadar iseng saja, melainkan juga ingin mengangkat potensi Kopi Muria. Melihat kopi yang hanya dijual dalam bentuk biji, ia berniat mengembangkan dalam bentuk masker. Terlebih masker juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk perawatan kulit wajah.

-Advertisement-

Baca juga: Di Tangan Irma, Kopi Muria Bisa Jadi Masker yang Bagus untuk Kesehatan Kulit Wajah

“Saya itu awalnya ingin menaikkan kopi khas Japan. Dulu malah niatnya ingin mengangkat yang bubuk siap diminum tapi pikirannya jadi masker, sehingga saya manfaatkan saja sekalian,” imbuhnya.

Irma menerangkan, masker kopi dapat membantu mengembalikan elastisitas kulit. Selain menggunakan kopi, ia juga meraciknya dengan bahan-bahan alami seperti minyak zaitun ke dalam maskernya. Untuk satu bungkus Japan Beauty Masker ia jual dengan harga Rp7-10 ribu.

“Di sini termasuk pencetus masker kopi pertama, karena kan itu butuh racikan khusus. Saya memang fokus ke bahan alami terutama minyak zaitun dan itu sudah saya minta teliti teman yang bidang kecantikan juga, sehingga dijamin aman,” terangnya.

Baca juga: Cerita Guru MI di Kudus Sukses Jualan Cokelat Ucapan yang Unik

Meskipun masih terbilang produksi rumahan, Irma menjelaskan kini pelanggannya tidak hanya dari wilayah Kudus saja tapi juga dari Semarang, Pekalongan, dan Jawa Barat. Bahkan saat pertama kali launching, ia pernah mendapatkan orderan puluhan masker dari pembeli.

“Target ke depan semoga ada dana yang terkumpul, sehingga bisa meresmikan ini dan memiliki tempat produksi yang lebih layak,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER