Noe Letto: ‘Spiritual Hadir Ketika Fisik dan Pikiran Tak Bisa Menjawab’

BETANEWS.ID, KUDUS – Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto mengatakan bahwa spiritual hadir ketika fisik dan pikiran tidak bisa menjawab. Dia mencontohkan, ketika seorang yang meyakini adanya Tuhan, untuk mengungkapkan adanya kebenaran Tuhan itu tidak dibuktikan dengan kenyataan melainkan dengan kunci spiritual.

“Kalau kata kunci di fisik adalah real atau nyata, kata kunci spiritual adalah weakness (dan) kesaksian. Dia tidak aktif mencari kebenaran, bukan menyatukan dengan yang nyata tapi menyatukan dua hal tersebut. Sehingga syahadat-nya tidak disuruh percaya tapi disuruh bersaksi. Karena kesadaran spiritual hanya bersaksi tentang apa yang terjadi,” terangnya saat menjadi pembicara di acara Sinau Bareng bertema Dari Intelektualitas Menuju Spiritualitas di IAIN Kudus, Senin (14/11/2022) malam.

Sabrang menjelaskan, spiritual akan sulit jika dibuktikan kebenarannya apabila masih melibatkan fisik dan intelektual. Justru untuk menjawab tentang kehadiran Tuhan, harus dibuktikan melalui spiritual, yang tidak diawasi oleh akal maupun badan.

-Advertisement-

Baca juga: Noe Letto Meriahkan HUT ke-24 UKM Kelompok Pecinta Nalar IAIN Kudus

“Belajar yang ada di kepala mu itu milikmu bukan kamu, jika badan ku bukan aku pikiran ku bukan aku. Lalu aku yang mana? Ketika pertanyaan itu muncul, intelektual tidak bisa menjawab, fisik tidak lagi bisa menjawab, maka spiritualitas menunjukkan dirinya dan dia tidak diawasi oleh akal maupun badan, tapi pengalaman di luar dari keduanya,” tegas putra Budyawan Emha Ainun Najib itu.

Lain halnya soal intelektual, ia mengibaratkannya sebagai dunia akal yang memiliki dua cabang, yakni keingintahuan dan perhatian. Suatu pengetahuan akan sulit dipahami oleh seseorang, jika tidak ada suatu ketertarikan.

“Intelektual masuk dalam dunia akal, ibu dari akal adalah attention atau memperhatikan. Ibu dari attention itu ada dua, yaitu  keingintahuan dan perhatian. Tidak ada yang suka matematika, tapi jika ada interest atau perhatian keluarlah intelektual,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER