31 C
Kudus
Sabtu, November 26, 2022
BerandaKUDUSDinas PMD Kudus...

Dinas PMD Kudus Dorong Tiap Desa Bentuk Satgas Adat Istiadat, Ini Tugasnya

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus mendorong tiap desa membentuk Satuan Tugas (Satgas) Adat Istiadat. Hal itu untuk melestarikan dan mengembangkan adat istiadat dan nilai sosial-budaya masyarakat setempat.

Kepala Dinas PMD Kudus Adi Sadhono melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Lilik Ngesti Widyasuryani mengatakan, Satgas Adat Istiadat itu adalah satuan petugas yang khusus bergerak di bidang pelestarian, pengembangan dan kemajuan adat istiadat, dan nilai sosial budaya yang bergerak dari desa, oleh desa, untuk desa.

“Jadi Satgas adat istiadat nantinya tugasnya penguatan nilai budaya desa. Serta bahwa budaya di setiap desa itu harus ada,” ujarnya usai acara sosialisasi Budaya Desa Adaptif di Hotel @Hom, Rabu (23/11/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Permudah Layanan, NIK Kini Jadi Nomor Identitas Peserta Program JKN-KIS

Dia mengungkapkan, hingga Oktober 2022 sudah terbentuk 52 Satgas Adat Istiadat di 46 desa dan 4 kelurahan. Mereka pun sudah melakukan inventarisasi dan identifikasi adat istiadat dan nilai sosial budaya masing-masing.

‘’Hasilnya, untuk adat istiadat yang sudah terinventarisir sebanyak 384 dan 58 terindetifikasi. Sedang untuk nilai sosial budaya, yang sudah terinventarisi sebanyak 96 dan 6 sudah terindentifikasi,” beber Lilik.

Dia mengungkapkan, di tahun pertama yang dilakukan setiap desa adalah pemenuhan regulasi dan beberapa pelatihan serta branding. Tahun kedua satgas adat istiadat didorong agar bisa membuat event, karena ada kelas budaya yang membantu mereka belajar membuat event dan pertunjukan yang punya nilai ekonomi.

“Kemudian di tahun ketiga, targetnya satgas adat istiadat itu sudah bicara tentang peningkatan ekonomi dari budaya. Serta sudah berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.

Baca juga: Lewat Pelatihan Ecoprint, Emak-Emak di Japan Diajari Bikin Produk Khas Muria

Meski begitu, pihaknya tak memaksa setiap desa membentuk Satgas Adat Istiadat. Karena satgas ini dibentuk sesuai kebutuhan dan kepentingan desa tersebut.

“Kita tidak memaksa, tapi kalau mereka membentuk satgas adat istiadat kita tampung dan kita berikan regulasinya, strateginya, dan pengembangannya. Bahkan dalam tiga tahun ke depan kita sudah punya strategi pengembangannya,” tuntas Lilik.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,334PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler