31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaJATENGCek Program Tangani...

Cek Program Tangani Stunting di Brebes, Ganjar: ‘Nggak Boleh Jadi Seremoni Ketika Pejabat Mau Datang’

BETANEWS.ID, BREBES – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dibuat bangga dengan semangat warga Desa Larangan, Kabupaten Brebes dalam menangani stunting. Desa tersebut punya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan dukungan anggaran dari dana desa. Desa tersebut juga punya program bapak asuh anak stunting dengan anggaran swadaya. Selain itu ada program Dahsyat, yakni Dapur Sehat Atasi Stunting.

“Ya saya senang melihat kekompakan warga mengatasi stunting. Di Brebes ini karena potensi stuntingnya tinggi, maka kerja kita mesti lebih keras lagi, lebih sistematis lagi. Tapi melihat ini, saya percaya penanganan stunting berjalan baik,” kata Ganjar saat mengunjungi Desa Larangan, Rabu (2/11/2022).

Saat mengecek kegiatan Posyandu, Ganjar juga menemukan ada pasangan yang akan menikah dan dilakukan assesment. Pada mereka yang bermasalah, sudah ada program yang dilakukan dan dengan cepat melakukan penanganan baik sejak dalam kandungan maupun saat sudah melahirkan.

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar Sebut 20 Persen Bumil di Jateng Anaknya Terancam Stunting

“Tadi ada program Dahsyat, ini contoh yang menurut saya kreatif. Jadi dengan lokalitas yang ada dapur sehatnya itu membikin orangtua, keluarga, ibu hamil, bapaknya juga mengerti bahwa ketika memasak itu sudah menyiapkan resep-resep dengan asupan gizi yang baik untuk masuk ke ibunya yang hamil, atau ke keluarganya sendiri atau barangkali dalam rangka program untuk mencegah stunting. Menurut saya program dashatnya bagus. Sangat dahayat,” tegasnya.

Ganjar berharap, program-program yang dijalankan tidak hanya sekadar seremoni. Artinya, program itu tetap dijalankan dengan serius.

“Ini nggak boleh menjadi seremoni ketika pejabat mau datang. Ini harus jadi gerakan terus menerus untuk membangun kesadaran pentingnya mengatasi stunting,” pungkasnya.

Baca juga: Di Hadapan IDI Kudus, Hartopo Sebut Banyak Orang Pinggiran yang Tak Tersentuh Program Stunting

Sementara itu, salah satu kader Posyandu Desa Larangan, Kartiti mengatakan, ada 34 anak stunting di desanya. Mereka semua sudah ditangani dan dipantau asupan gizinya tiap hari.

“Jadi program Dahsyat itu kami memberikan bantuan Rp25.000 kepada setiap sasaran. Bantuan bukan berupa uang, melainkan bahan makanan. Kami kerja sama dengan Kampung KB untuk program itu,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler