31 C
Kudus
Rabu, November 30, 2022
BerandaKUDUSWonosoco Jadi Langganan...

Wonosoco Jadi Langganan Banjir, Pemkab Gandeng Perusahaan Swasta untuk Penanganan Jangka Panjang

BETANEWS.ID, KUDUS – Setiap musim hujan datang, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, hampir selalu terjadi banjir bandang. Tak hanya sekali, dalam satu tahun di desa paling selatan Kabupaten Kudus itu, bisa dua kali bahkan lebih terjadi banjir bandang.

Untuk menanggulangi banjir bandang di Desa Wonosoco tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana menggandeng perusahaan swasta. Penanganannya berupa reboisasi atau penanaman pohon di Pegunungan Kendeng utara yang ada di desa itu.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, selama ini sebenarnya program reboisasi sudah dicanangkan sejak dulu. Menurutnya, reboisasi adalah antisipasi jangka panjang terkait bencana banjir bandang yang terjadi, khususnya di Desa Wonosoco.

Hartopo, Bupati Kudus mengecek kelaikan alat untuk penanganan bencana. Foto: Rabu Sipan.
- Ads Banner -

Baca juga: Hadapi Ancaman Bencana saat Musim Hujan, Bupati Kudus Cek Kelayakan Sarpras

“Semua perusahaan swasta besar di Kudus siap diajak berkontribusi dalam program reboisasi. Ada Pura, Djarum, Nojorono, semuanya siap,” ujar Hartopo kepada awak media di sela Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Kudus, Senin (24/10/2022).

Hartopo mengungkapkan, penting sekali program reboisasi untuk gunung yang gundul. Sebab, dengan adanya pohon keras, bisa mencegah terjadinya banjir bandang.

“Namun, kendalanya gunung yang gundul itu selama ini ditanami warga tanaman musiman. Itu jadi tugas kita untuk memberi edukasi dan pengertian bahwa, tanaman musiman itu akan mengakibatkan gunung abrasi dan sedimentasi sungai di wilayah bawah,” bebernya.

Sehingga, gunung yang gundul itu akan mengakibatkan bencana yang lebih luas. Di wilayah atas terjadi banjir bandang dan di wilayah bawah juga terendam banjir karena luapan air sungai.

“Luapan air sungai terjadi karena sungainya mulai dangkal, karena sedimentasi akibat abrasi gunung yang gundul. Ketika ada volume air banyak otomatis air meluap dan merendam sekitarnya,” jelasnya.

Baca juga: Baznas Jateng Siapkan Dana Bantuan Penanganan Bencana Sebesar 15 Persen

Selama ini, lanjut Hartopo, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemkab Pati, dan Grobogan dalam penanganan banjir bandang di Desa Wonosoco. Sebab, Gunung Kendeng yang ada di atas desa paling selatan wilayah Kota Kretek itu berada di tiga wilayah, yakni Kudus, Pati dan Grobogan.

“Untuk penanangan darurat banjir bandang di Wonosoco sebenarnya bisa dengan dibangun dam air di atas desa. Namun, kami terkendala anggaran. Kami menunggu anggaran dari Bantuan Gubernur (Bangub) dan dana dari Pemerintah Pusat, tapi hingga saat ini belum juga cair,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler