Puluhan Siswa SD Ikuti Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Kudus

BETANEWS, KUDUS – Puluhan siswa jenjang sekolah dasar (SD) yang merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan yang ada di Kudus mengikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat kabupaten. Kegiatan ini digelar di SD 1 Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Rabu (12/10/2022).

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sunarto mengatakan, peserta yang mengikuti Lomba MAPSI sebanyak 28 orang. Tujuan dari Lomba MAPSI tersebut menurutnya, untuk mengembangkan potensi anak dalam mendalami mata pelajaran pendidikan agama Islam. Sehingga, anak tidak hanya paham secara pengetahuan, melainkan juga praktik dan berani dalam mengembangkan bakatnya.

Juri Lomba MAPSI sedang melakukan penilaian kepada peserta lomba. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Vakum Dua Tahun, Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Kudus Kembali Digelar

-Advertisement-

“Tujuannya untuk mengintensifkan pembelajaran mapel PAI dan Budi Pekerti. Kemudian untuk mengembangkan bakatnya, mengembangkan potensi anak, memberikan suatu media untuk tampil melatih keberanian anak-anak,” katanya pada betanews.id.

Terdapat sepuluh cabang yang dilombakan pada kesempatan tersebut. Di antaranya, lomba wudhu dan salat, mapel PAI, tilawatil Quran, hifzil Quran, kaligrafi, macapat, keterampilan komputer, azan Subuh dan Iqamah, serta rebana. Sedangkan tanggal 31 Oktober akan diikuti peserta dari jenjang SMP.

“Nanti yang SMP ada tanggal 31 Oktober. Untuk SD sudah kita mulai hari ini, itu juga sudah di tingkat kecamatan. Kebetulan bulan November juga ada seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diadakan di Donohudan, Boyolali,” imbuhya.

Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus Afri Shofianingrum mengatakan, siswa-siswi Kudus memiliki potensi besar untuk mendapatkan juara umum. Ia optimistis, dengan kemampuan anak-anak Kudus, mampu membuat nama harum Kabupaten Kudus.

“Alhamdulillah Kudus juga sering mendapatkan juara, karena kompetisi di Jawa Tengah itu luar biasa. Tapi kita tetap optimis, karena anak-anak Kudus memiliki kemampuan yang luar biasa,” ujarnya.

Baca juga: Tanamkan Makna Perjuangan Kemerdekaan, MI Muhammadiyah 1 Kudus Adakan Lomba Renang

Setelah meredanya pandemi Covid-19 ini, Afri meminta agar seluruh siswa di sekolah-sekolah Kudus dapat berpartisipasi aktif dalam mengikuti MAPSI. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan jiwa kemandirian siswa dan mendidik anak yang berkarakter.

“Harapannya anak-anak yang mempunyai bakat dikeluarkan semua, benar-benar bisa membawa nama baik sekolah, kabupaten, bahkan provinsi. Sehingga iklim kompetisi berjalan baik dan bisa bersaing dengan kabupaten lain,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER