Vakum Dua Tahun, Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten Kudus Kembali Digelar

BETANEWS.ID, KUDUS – Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Kudus kembali digelar. Tahun ini, ada enam cabang lomba, yakni pelajaran pendidikan agama islam (PAI), salat dan wudu, khitabah (pidato bahasa Arab), tilawah, hafalan Alquran, dan kaligrafi. 

Sekretaris Panitia Lomba MAPSI Tingkat Kabupaten, Arifin menerangkan, Lomba MAPSI ini sempat vacum selama dua tahun dikarenakan pandemi Covid-19.

Lomba MAPSI tingkat SD di SD 5 Bae Kudus. Foto: Ist.

“Karena adanya pandemi dan sempat ada pergantian kepengurusan, jadi lomba ini sempat vakum. Tapi di 2021 kemarin sudah sempat ada, tetapi berhenti di tingkat kabupaten saja tidak bisa lanjut di provinsi karena masih pandemi,” kata Arifin saat dihubungi, Kamis (6/1/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Bupati Belum Izinkan Kudus Gelar PTM 100 Persen

Untuk tahap seleksi lomba MAPSI saat ini, lanjut Arifin, sudah mulai berjalan di tiap-tiap kecamatan. Khusus untuk seleksi di Kecamatan Bae, ada 38 sekolah dasar (SD) baik negeri maupun swasta yang ikut seleksi di SD 5 Bae.

“Dari 38 sekolah, tidak semua sekolah mengirimkan siswanya untuk enam cabang lomba. Jadi, tidak semua sekolah mengirimkan 12 siswa putra-putri. Ada yang hanya mengirimkan 9 siswa,” jelasnya.

“Nantinya dari seleksi se-kecematan ini hanya diambil satu putra dan satu putri di setiap cabang lomba. Dari kecamatan akan berlanjut di tingkat kabupaten,” ucapnya.

Baca juga: PTM 100 Persen di Kudus, Disdikpora Pastikan Prokes Berjalan Baik

Arifin menambahkan, lomba MAPSI ini bertujuan sebagai sarana meningkatkan kualitas pendidikan SD di Kabupaten Kudus. Selain itu juga memfasilitasi siswa agar dapat memperoleh  Piagam Penghargaan untuk dapat digunakan dalam PPDB.

“Dengan adanya lomba ini, menjadi wadah untuk siswa berprestasi untuk melanjutkan ke SMP lewat jalur prestasi,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Disdikpora Kudus, Afri Shofianingrum berharap, dengan dimulainya lomba-lomba di sekolah, para siswa bisa terus belajar dan mengembangkan bakatnya.

“Semoga dengan dimulainya lomba-lomba lagi, anak-anak dapat terus belajar dan mengembangkan bakatnya,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER