31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaSEMARANGPemkot Semarang Gabungkan...

Pemkot Semarang Gabungkan Konsep E-Government dan Smart City

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Semarang menilai, kini perkembangan layanan masyarakat di Kota Semarang kian membaik. Hal ini dikarenakan pemberian layanan coba disandingkang dengan perkembangan smart city.

Kepala Diskominfo Kota Semarang Soenarto mengatakan, Pemkot Semarang sengaja memadukan dua konsep, yaitu e-government dan smart city.

“Mengenai aplikasi layanan, kita sudah ada sejak dulu. Dari pembangunan E-Gov, tapi penunjuk arah pengembangan itu masih bias di tahun-tahun itu. Artinya, belum mengarah pada satu titik yang sama. Sampai akhirnya Kota Semarang mulai mencanangkan konsep smart city, kita bersama Pak Wali nekat,” ujarnya.

- Ads Banner -

Baca juga: Belajar Smart City ke Ganjar, Pejabat Bontang Diminta Mau Tanggapi Aduan di Medsos

Ia mengaku justru Kota Semarang mengubah mindset terkait smart city ketika kota-kota besar telah mencanangkan program itu. Menurutnya, itu tidak hanya terpaku pada sitem pengembangan aplikasi saja. Tapi justru lebih ke arah mengubah masyarakatnya cerdas.

“Contohnya kita mengubah Kampung Pelangi menjadi tempat wisata baru, rumah-rumah yang dulunya membelakangi sungai kita ubah untuk mengadap sungai. Ini upaya biar ketika sungai itu kotor, mereka (masyarakat) berupaya membersihkannya dan bergotong-royong,” akunya.

Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Arif Budiman mengatakan, saat ini Diskominfo memegang kendali pada 900 website dan Aplikasi. Ia mengaku telah mensuspend 165 aplikasi yang sudah tidak berfungsi secara berkala hingga saat ini.

“Dulu OPD yang membuat, sekarang prasarana kita yang menyiapkan. Kita seluruh aplikasi dan website itu ada sekitar 900 an, yang pure aplikasi itu ada sekitar 120 an, yang lain kita suspent,” akunya.

Baca juga: Kota Solo Masuk Deretan 10 Besar Smart City di Indonesia

Ketika disinggung terkait keamanan siber yang dilakuakan oleh Diskominfo Kota Semarang, pihaknya mengaku tidak bisa menjamin akan hal itu. Kendati demikian, ia mengaku berusaha melakukan penanganan sebaik mungkin bersama timnya yakni Divisi Keamanan dan Informasi.

“Kalau terkait data center kami dibilang canggih juga tidak, ada jaminan akan hal itu. Memang tidak ada jaminan kalau aplikasi itu aman 100 persen, yang penting itu penanganannya dan mempelajari pola mereka,” jelasnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler