31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaBUDAYAKarnaval Budaya Meriahkan...

Karnaval Budaya Meriahkan Tradisi Meron di Sukolilo Pati

BETANEWS.ID, PATI – Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan tradisi Meron di Sukolilo, Kabupaten Pati. Di antaranya adalah karnaval budaya yang berlangsung pada Sabtu (8/10/2022) pagi.

Ketua Panitia Meron yaitu Shoban Rohman mengatakan, karnaval budaya yang digelar hari ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi Meron. Menurutnya, perayaan Meron kali memang acaranya digelar beberapa hari, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya digelar sehari saja.

Karnaval budaya di Sukolilo, dalam rangka memeriahkan tradisi Meron. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Karnaval Jarwana, Simbol Kerukunan Etnis Banjar, Jawa, dan Cina di Kampung Jayengan

- Ads Banner -

“Jika dilakukan sehari waktunya tidak cukup. Lantaran banyak acara tambahan. Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sukolilo. Otomatis dengan banyaknya acara, akan membuat para pelaku UMKM di desa ini semakin meningkat,” beber pria yang akrab disapa Shoban kepasa Betanews.id.

Ia menjelaskan, ada banyak peserta yang ikut andil dalam karnaval budaya itu. Semua lapisan masyarakat dan sejumlah instansi yang ada di desa tersebut juga ikut memeriahkan acara itu.

“Untuk jumlah peserta yang ikut dalam acara ini ada sebanyak 36 peserta. Itu terdiri dari anak-anak sekolah, pegawai Puskesmas Sukolilo, kelompok rias yang ada di Kecamatan Sukolilo, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Shoban menerangkan, acara tradisi Meron sudah dimulai sejak Jumat (7/10/2022). Rangkaian acaranya diawali dengan Khotmil Quran bil Ghoib di pagi hari, pada malam harinya dilanjut Istighosah bersama masyarakat Sukolilo. Kemudian di hari kedua ada karnaval budaya, siang harinya ada kirab budaya Pandowo Limo, kemudian malamnya ada Ulan-ulan yang merupakan kreasi anak muda membuat replika ular naga dengan panjang 30 meter.

Baca juga: Karnaval Budaya SD 01 Gondosari Kudus Berlangsung Meriah

“Sedangkan di hari terakhir sebelum acara puncak, ada Gebyar Yayasan Sultan Agung yang nanti diikuti kurang lebih 2.000 peserta dari yayasan tersebut. Kemudian pukul 10.30 WIB sudah mulai persiapan untuk tradisi Meron,” terangnya.

Pada acara tersebut, pihaknya melibatkan semua lapisan masyarakat mulai dari tokoh adat seperti Sedulur Sikep, tokoh agama, karang taruna, dan semua jajaran Pemerintah Desa Sukolilo seperti RT, RW, perangkat desa, dan lain sebagainya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler