31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaJATENGHadiri Groundbreaking Pabrik...

Hadiri Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin di Batang, Jokowi: ‘Dulu Kita Impor, Sekarang Tidak Lagi’

BETANEWS.ID, BATANG – Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri groundbreaking pabrik pipa Wavin di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin (3/10/2022). Wavin merupakan anak usaha Orbia dan bergerak pada bidang bangunan dan infrastruktur yang jadi 10 perusahaan besar dunia yang sudah berinvestasi di KITB.

Perusahaan asal Belanda itu akan mendirikan pabrik di lahan seluas 20 hektare dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2024. Nilai investasi Wavin di Indonesia sebesar 125 juta dolar AS (sekira Rp1,9 triliun berdasarkan kurs 3 Oktober 2022) dengan proyeksi penyerapan 400-500 tenaga kerja.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan bahwa investasi saat ini menjadi rebutan banyak negara. Sebab dalam situasi dunia yang sedang sulit, investasi dapat memberikan nilai tambah sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan dan penerimaan negara, baik dalam bentu pajak maupun cadangan devisa.

- Ads Banner -

Baca juga: Selain Investasi Rp142 T, Korea Selatan Juga Akan Dirikan Sekolah Vokasi di Batang

“Dulu kita impor, setelah ada pabrik jadi impor sudah tidak ada lagi. Di Jateng tercipta lapangan kerja yang tidak kecil. Inilah yang terus akan kita kejar, investasi apapun karena sekali lagi itu menciptakan lapangan kerja. Pajak menambah penerimaan negara. Ini juga men-trigger perekonomian negara,” ungkapnya.

Menurut Ganjar, banyaknya investasi yang saat ini sudah masuk ke Jawa Tengah adalah bukti kepercayaan investor kepada Indonesia. Masuknya investasi dari Wavin menunjukkan pada dunia bahwa investasi jalan terus dan negara ini terpercaya untuk investasi. Sepeti apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, kalau negara itu tidak dipercaya maka tidak akan mungkin dalam situasi ekonomi yang sulit seperti ini ada investasi masuk.

“Jadi ini pelajaran yang cukup bagus di mana kawan-kawan di daerah, di Kabupaten Batang, tentu banyak di kabupaten/kota lain yang lain yang para bupati/wali kotanya sungguh-sungguh. Bagaimana investasi bisa masuk, layanannya mudah, murah, cepat dan integritasnya terjaga. Mudah-mudahan ini men-trigger daerah-daerah lain untuk nanti mempercepat atau mendorong investasi bisa berjalan,” jelas Ganjar.

Baca juga: LG Buka Pabrik Baterai di Batang, Jokowi: ‘Investasinya Rp142 T, Serap 20.000 Karyawan’

Berdasarkan laporan dari Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, sudah ada 10 perusahaan yang berinvestasi dan dalam proses konstruksi di Grand Batang City atau KITB, mulai dari pabrik baterai mobil listrik, kaca, alkes, dan lainnya.

“Yang disampaikan oleh Pak Bahlil sekian ribu hektare itu sudah terisi, tinggal kita mendorong satu per satu. Maka kesempatan yang bisa kita ambil adalah semua yang sudah deal agar segera ditarik untuk masuk dan itu tentu di daerah diminta untuk menjaga termasuk kondusifitasnya. Maka pas tadi pagi kita rapat dengan Forkompimda untuk kita bisa sama-sama menjaga. Kalau Jawa Tengah kondusif maka investasi akan masuk terus,” pungkas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler