31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaSENIDisbudpar Bakal Kumpulkan...

Disbudpar Bakal Kumpulkan Pengelola Sanggar untuk Bahas Pengembangan Tari Tradisional Khas Kudus

BETANEWS,ID, KUDUS – Mutrikah, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus meminta kepada masyarakat untuk mengembangkan tari tradisional Kudus. Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan lomba Tari Kretek yang diselenggarakan Sanggar Tari Puring Sari di Gedung Taman Budaya Sosrokartono Kudus, Sabtu (29/10/2022).

Mutrikah mengatakan, untuk memunculkan ide-ide kreatif masyarakat, perlu adanya pengembangan kebudayaan lewat tari yang dapat diambil dari segi sejarah dan filosofi daerah. Ia menyebutkan, seperti terciptanya Tari Kretek oleh pemilik Sanggar Tari Puring Sari Endang Tonny.

Peserta mengikuti lomba Tari Kretek di Taman Budaya Kudus. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Lomba Tari Kretek

- Ads Banner -

“Insya Allah ke depan kita akan mengumpulkan teman-teman sanggar, para pegiat tari, bapak ibu guru, para pendamping, para pelatih tari, nanti kita ajak ngobrol bareng mengembangkan tari tradisional khusunya di Kabupaten Kudus,” katanya pada Betanews.id.

Tidak hanya itu, Mutrikah juga menyebutkan, beberapa potensi tari yang telah dikembangkan oleh masyarakat Kudus, seperti tari bordir, jenang, dan ampyang. Akan tetapi, tarian tersebut perlu disempurnakan kembali dan diperhatikan kelestariannya.

“Tentunya tarian di Kudus sudah ada yang dikembangkan, seperti tari bordir, tari jenang, tari ampyang. Nah ini tinggal disempurnakan dengan mengajak para paguyuban untuk saling bersinergi untuk mengambangkan tari di Kudus agar lebih terkenal,” imbuhnya.

Sementara itu, adanya event lomba Tari Kretek ini, Mutrikah memberikan apresiasi kepada Sanggar Tari Puring Sari yang telah mengadakan kegiatan itu setiap tahunnya. Menurutnya, upaya ini merupakan langkah melestarikan budaya Kudus dan patut untuk dilindungi dan dikembangkan.

“Lomba Tari Kretek ini diadakan oleh Sanggar Tari Puring Sari, kegiatan ini sebenarnya sudah diadakan setiap tahun. Jadi kami selaku pemerintah dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, sangat mengapresiasi sekali. Karena tari kretek ini khas dari Kudus yang perlu dilindungi, dilestarikan, dan dikembangkan,” ujarnya.

Baca juga: Sejarah Tari Kretek, Diciptakan Endang Tonny untuk Resmikan Museum Kretek

Ia berharap, peserta yang berasal dari tingkat pelajar hingga mahasiswa ini mampu menjadi generasi penerus kebudayaan Tari Kretek di Kudus. Sehingga event ini tidak hanya dijadikan pembelajaran, melainkan pengetahuan kepada kalangan muda.

“Nah kegiatan ini sangat bagus sekali, karena mendidik generasi dari adik-adik dari TK, SD, SMP, ini sudah dikenalkan, bahkan mereka diapresiasi untuk diberikan kesempatan sehingga bisa berlomba. Jadi mereka akan lebih dekat mengenal Tari Kretek, sekaligus mereka mempraktikkan, dan juga mereka akan tumbuh mencintai budayanya sendiri, sehingga Tari Kretek punya generasi yang selalu berkembang,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler