31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKISAHBerawal dari Hobi,...

Berawal dari Hobi, Mahasiswa di Kudus Ini Mendulang Cuan dari Pelihara Kura-kura

BETANEWS.ID, KUDUS – Aji Setiyanto (23) tampak sedang memandikan kura-kura berjenis sulcata. Ia menyikat tempurung atas dan bawah kura-kura dengan menggunakan sikat gigi dan memberinya sedikit sabun bayi. Setelah itu, ia menyiramnya dengan air sampai bersih.

Selain memandikan kura-kura, ia juga menjemur beberapa jenis kura-kura darat dan air lainnya. Kura-kura tersebut ditempatkan pada bak plastik berisi air sesuai jenisnya.

Usia melakukan aktivitasnya, Aji sapaan akrabnya menjelaskan mulai menjual hewan kura-kura dan iguana sejak tahun 2020 lalu. Sejak kecil, ia sudah menyukai hewan dan memelihara beberapa hewan, mulai dari kucing, ikan, burung, ular, kura-kura hingga iguana.

Aji sedang menjemur kura-kura dan iguana. Foto: Erna Safitri.
- Ads Banner -

Baca juga: Raup Cuan dari Hobi Pelihara Leopard Gecko, Harganya Capai Jutaan per Ekor

Mahasiswa UMK jurusan manajemen itu mengungkapkan, pernah bekerja selama dua tahun di Astra Jakarta. Kemudian saat kembali ke Kudus, ia melanjutkan sekolah dan mulai terpikirkan untuk mengisi waktu luang dengan jualan hewan peliharaan.

“Memang sejak kecil suka sama hewan, apa saja dipelihara. Tapi baru berniat dijual itu tahun 2020 sebetulnya karena ingin mengisi waktu luang saat jam kosong kuliah. Selain itu, waktu kerja dua tahun lamanya tidak memelihara hewan, pulang-pulang kembali ke hobi sambil dijual,” tutur warga Desa Tumpangkrasak RT 1 RW 6, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.

Lanjut Aji, awal berjualan dirinya belajar dengan saudaranya yang dulu pernah berjualan kura-kura. Setelah diberitahu caranya, ia lantas datang ke berapa kota untuk membeli kura-kura. Seperti di Bandung, Kendiri, Yogyakarta dan Semarang.

“Awalnya cuma satu jenis kura-kura Brazil (baby). Dulu modalnya Rp 1,5 juta, setelah itu ternyata banyak yang tertarik. Mulai ke jenis kura-kura lainnya dan ketemu banyak seller, temen-temen yang satu hobi,” ungkapnya.

Aji menambahkan, dirinya juga sempat mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena beberapa kura-kura ada yang mati. Namun menurutnya, hal tersebut sangatlah wajar dalam dunia usaha. Kerugian tersebut membuatnya banyak belajar untuk lebih hati-hati dan mengantisipasi kemungkinan yang datang.

“Pernah rugi, dari yang puluhan ribu, Rp 900, Rp 1,5 sampai Rp 2 juta, karena kura-kuranya mati. Dulu beli 200 ekor yang mati 2-3 ekor. Ada yang karena sakit juga, tapi dari situ belajar dan pasti ada gantinya,” tambahnya.

Kini, usaha Astorto Pets miliknya sudah mempunyai banyak pelanggan. Tidak hanya dari Kudus saja, tetapi sudah ke seluruh pulau Jawa dan Bali. Dalam satu bulan saja, ia bisa menjual 10 hingga 15 ekor kura-kura ataupun iguana.

Baca juga: Mengenal Leopard Gecko, Tokek Pakistan dan Cara Merawatnya

Aji berharap, ke depannya ia bisa membuka toko reptil dan mengenalkan kepada banyak orang tentang hewan eksotis dan jenisnya yang beragam.

“Harapannya ke depannya banyak orang mengetahui tentang hewan eksotis ini, apalagi jenis kura-kura kan banyak, jadi bisa belajar. Kalau di Kudus kan belum ada yang toko reptile, pengennya bisa bangun itu,”tandasnya.

Editor: Kholistiono

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler