31 C
Kudus
Minggu, Desember 4, 2022
BerandaKUDUSWarga Terban Diharapkan...

Warga Terban Diharapkan Peduli Terhadap Kelestarian Situs Purbakala Patiayam

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Purbakala Patiayam bekerja sama dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran kembali mengadakan sosialisasi kepada warga yang tinggal di kawasan museum, khususnya warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. Upaya ini dilakukan agar masyarakat semakin paham dengan adanya fosil yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.

Hal itu disampaikan Pamong Ahli Budaya Muda Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran Dody Wiranto. Menurutnya, keberadaan Situs Purbakala Patiayam di Desa Terban memerlukan perhatian masyarakat dalam pelestariannya. Hal itu lantaran, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010. Bahwa segala bentuk cagar budaya dilindungi oleh hukum.

Pamong Ahli Budaya Muda Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran Dody Wiranto. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Ini Saran Ahli Purbakala Sangiran Agar Museum Patiayam Ramai Pengunjung

- Ads Banner -

“Di wilayah Situs Purbakala Patiayam kita sosialisasikan pentingnya pelestarian cagar budaya, karena bagaimana pun kunci dari pelestarian itu dari masyarakat. Sebab, mereka yang bersentuhan. Dengan kesadaran mereka, kita harapkan dapat terlestarikan Situs Purbakala Patiayam. Ketika mereka mengerti, maka akan ada kesadaran, sehingga tumbuh rasa sayang,” katanya pada Jumat (23/9/2022).

Pada kesempatan itu, Dody mengenalkan sejarah manusia purba dan juga menerangkan beberapa temuan yang identik dengan Situs Purbakala Patiayam, yakni berupa fosil gajah purba. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan ada temuan baru seperti spesies lain dan gigi manusia purba.

“Kalau di Patiayam sendiri banyak jenis-jenis gajah purba. Secara anatomis ruang waktu gajah saat masih hidup, itu lebih kuat. Sehingga, ketika menjadi fosil dari organisme dengan mineral menjadi lebih kuat. Namun, tidak menutup kemungkinan juga menemukan spesies lain seperti, kerang, ikan-ikan kecil. Kemarin itu ada temuan gigi, meskipun nanti membutuhkan waktu untuk penelitiannya,” terangnya.

Sosialisasi yang telah dilakukan selama dua hari itu, Dody menjelaskan pihaknya nanti akan siap membantu dalam kegiatan selanjutnya. Termasuk dalam pendampingan dan penataan museum di gedung baru yang akan datang.

“Kebetulan kami diutus dari kabupaten hanya dua hari. Tapi kemungkinan tidak hanya program seperti fasilitasi, pendampingan lain, penataan museum, kami siap membantu,” jelasnya.

Baca juga: Koleksi Museum Patiayam Sudah Capai 9.346 Fragmen Fosil, Termasuk Manusia Purba

Ia berharap, sosialisasi itu dapat menggugah kesadaran masyarakat Desa Terban agar semakin peduli dengan kelestarian Situs Purbakala Patiayam. Termasuk dengan adanya gedung baru yang mampu memberikan informasi lebih mengenai fosil.

“Tentunya memiliki harapan besar, museum yang sederhana ini menjadi lebih kompleks. Adanya gedung baru nantinya semoga semakin menguatkan informasi di Situs Purbakal Patiayam,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler