31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaKUDUSIni Saran Ahli...

Ini Saran Ahli Purbakala Sangiran Agar Museum Patiayam Ramai Pengunjung

BETANEWS.ID, KUDUS – Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran Dody Wiranto menyebut perlu ada kerja sama antara Museum Patiayam dan warga setempat untuk meramaikan objek wisata edukasi tersebut. Beberapa yang bisa diupayakan adalah memaksimalkan potensi alam, makanan tradisional, dan budaya setempat, seperti tarian.

“Daya tarik musuem itu kan harus berkembang dan kita juga harus memahami keinginan dari pengunjungnya, baik pelajar, masyarakat, maupun komunitas. Museum memang harus inklusif mengutamakan keinginan pengunjungnya,” terangnya saat sosialisasi Museum Patiayam di Museum Patiayam, Kamis (22/9/2022).

Proses pembangunan gedung baru Museum Patiayam. Foto: Sekarwati

Menurut Dody, Desa Terban, Kecamatan Jekulo memiliki banyak potensi alam dengan adanya penemuan fosil. Maka dari itu, perlu adanya perhatian dari warga untuk sadar dan paham tentang pentingnya potensi tersebut.

- Ads Banner -

Baca juga: Koleksi Museum Patiayam Sudah Capai 9.346 Fragmen Fosil, Termasuk Manusia Purba

“Di Sangiran dan Patiayam saya rasa hampir sama, meskipun ada beberapa yang berbeda. Namun yang menjadi kunci itu masyarakat, karena ketika masyarakat tidak peduli, tidak sayang terhadap fosil, artefak akan rusak. Padahal itu tidak tergantikan karena alamnya menyediakan story manusia purba dari Afrika ke Jawa,” ujarnya.

Makanya, Ia berharap sosialisasi yang menghadirkan warga setempat itu tidak berhenti dan berjalan sekali saja, sehingga masyarakat dapat memiliki rasa saling memiliki dan semakin peduli dengan pengembangan Museum Purbakala Patiayam.

“Kita selalu mengingatkan masyarakat lah yang memiliki potensi besar membesarkan situs. Kemudian melibatkan tenaga ahli atau narasumber berkompeten dalam mengembangkan situs, sehingga informasi dapat diberikan pada masyarakat. Maka dari itu perlu ada pendampingan untuk memanfaatkan sumber daya alam, maupun keterampilan dalam hal ini perlu adanya kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk bisa mengeluarkan anggaran,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler