31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tekuk PSHW UMY dengan Skor 3-1, Persiku Belum Terkalahkan di Laga Pramusim

BETANEWS.ID, YOGYAKARTA – Persiku Kudus kembali menuai hasil positif dalam laga uji coba kedua di tour Yogyakarta. Menantang PSHW Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di stadion UMY, Jumat (2/9), Tim Macan Muria sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1.

Hasil ini membuat Persiku belum terkalahkan di laga pramusim. Di dua laga sebelumnya, Persiku berhasil mengalahkan PPSM Magelang dengan Skor 2-0 dan Mataram Utama dengan skor 4-0. Ketiga tim itu levelnya sama karena akan berlaga di Liga 3.

Persiku membuka keran gol di menit 15 melalui gol bunuh diri pemain PSHW Ahmad Rizal. Dua gol tambahan Persiku dicetak oleh Putra pada menit 51 dan Tri Hartanto di menit 71. Sementara satu gol PSHW dicetak pada menit 62.

-Advertisement-

Baca juga: Persiku Tekuk PPSM Magelang dengan Skor 2-0, Laga Berlangsung Keras Sampai Banjir Kartu

Pelatih Persiku M Irfan yang dihubungi via telepon mengaku cukup senang atas torehan yang diraih anak asuhnya. Melawan tim yang selevel, para pemain mampu mengaplikasikan strategi yang diinginkannya sehingga bisa meraih kemenangan.

“Anak-anak tampil cukup bagus dan menunjukkan peningkatan permainan dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya,” kata Irfan.

Mantan pelatih yang sukses membawa Persak Kebumen lolos Liga 3 zona nasional musim lalu ini menambahkan, pertandingan lawan PSHW benar-benar menguji mental pemain. Dari sisi kualitas, PSHW memiliki materi pemain yang lebih baik dari Mataram Utama.

“Apalagi PSHW juga diperkuat dua pemain senior eks Persiba Bantul. Jadi, pertandingan ini cukup  memberi ujian bagi anak-anak,” beber Irfan.

Selain itu, pressure ketat juga diperagakan oleh PSHW sehingga Ibnu Yahya dkk dituntut untuk bekerja keras sepanjang pertandingan. Namun demikian, dengan disiplin permainan yang baik, Tim Macan Muria sukses meraih kemenangan.

Baca juga: Usai Uji Coba Lawan PPSM, Pelatih Sebut Persiku Masih Butuh Dua Pemain, Ini Posisinya

Meski demikian, Irfan menegaskan ada sejumlah catatan penting yang harus menjadi evaluasi bagi seluruh pemain. Salah satunya adalah pembenahan sisi emosi yang masih sering terpancing permainan keras lawan.

“Ini lebih ke aspek mentality, karena pemain sering terpancing emosinya saat permainan keras diperagakan lawan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, kata Irfan, dirinya selalu mewanti-wanti pemain untuk tetap mampu mengontrol emosinya dalam setiap pertandingan. Selain itu, secara attitude pemain juga diminta untuk tetap rendah hati baik saat ini maupun selama kompetisi bergulir nanti.

“Saya terus menekankan agar anak-anak tetap rendah hati dan jangan pernah merasa hebat hingga kompetisi mendatang,” tandas Irfan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER