BETANEWS.ID, KUDUS – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin IAIN Kudus menggelar Quranic Fest yang telah berlangsung sejak 1 September 2022. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memperingati hari lahir HMPS Ilmu Alquran dan Tafsir ke-5 yang jatuh pada 11 September 2022.
Ketua Panitia Quranic Fest Iqbal Maulana Firdaus mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan generasi muda yang cinta Alquran serta mengenalkan ilmu tafsir dan jenis kitabnya untuk memaknai isi Alquran.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN Kudus di Kedungleper Jepara Diharapkan Bisa Bantu Berdayakan Masyarakat
“Kegiatan ini, selain peringatan harlah HMPS juga bertujuan untuk masyarakatkan Alquran pada generasi muda untuk membaca Alquran dan agar mengetahui ilmu tafsir dan kitabnya,” katanya, Senin (12/9/2022).
Kegiatan Quranic Fest ini berisi empat lomba yaitu lomba MMusabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), lomba Musabaqqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba Musabaqqah Khattil Quran (MKQ) dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat perguruan tinggi dan umum se-pulau Jawa dan DIY. Selain keempat lomba juga terdapat workshop vidoegrafi untuk umum.
“Karena ini baru pertama kali kita adakan, ternyata banyak yang antusias, akhirnya se-Jawa Tengah dan DIY serta dari pondok pesantren,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya melibatkan para mahasiswa program studi Ilmu Alquran dan tafsir serta para dosen. Untuk jurinya didatangkan dari dosen Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus.
Iqbal menambahkan, terdapat 43 peserta yang mengikuti Quranic Fest ini. Untuk babak penyisihan setiap lomba dilakukan secara online melalu Zoom. Lalu setiap kategori lomba menyisakan 3 peserta terbaik yang lanjut ke semifinal. Semifinal Ini berlangsung secara offline di gedung SBSN lantai 1 kampus timur IAIN Kudus.
“Peserta semifinal yang datang kita beri fasilitas penginapan di daerah Dersalam. Nantinya semua peserta yang menang dalam tiap kategori lomba akan diberi penghargaan berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan,” bebernya.
Baca juga: Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Angkat Legenda 1000 Candi Dalam Gebyar Kreativitas Seni
Dari Quranic Fest diharapkan generasi muda memiliki wadah untuk menyalurkan bakat dan ilmu mereka tentang Alquran dan Tafsir, sehingga di kemudian hari dapat bermanfaat bagi masyarakat serta ikut membumikan Alquran.
“Harapannya, ke depannya kegiatan ini bisa jadi agenda tahunan dan di masa mendatang mereka bisa mengenalkan Alquran ke masyarakat,” tutupnya.
Editor : Kholistiono

