BETANEWS.ID, JEPARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus yang diterjunkan di Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara diharapkan bisa membantu berdayakan masyarakat setempat. Hal itu disampaikan Kepala Desa Kedungleper Makmun saat menerima 15 mahasiswa KKN-IK di Balai Desa Kedungleper, Kamis (1/9/2022).
Selain itu, Makmun juga berpesan agar mahasiswa KKN-IK dapat menyalurkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki untuk masyarakat Desa Kedungleper.
“Saya berpesan bahwa KKN ini menjadi sarana untuk memanfaatkan dan menyalurkan ilmu dan pengalaman bagi masyarakat Desa Kedungleper,” pesan Makmun dalam acara yang juga dihadiri oleh Perangkat Desa Kedungleper, Ketua BPD, Ketua PKK, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, dan Bidan Desa itu.
Baca juga: Pesan Hartopo ke Mahasiswa IAIN Kudus: ‘Jangan Jadi Muslim yang Suka Timbulkan Perpecahan’
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-IK Dany Miftah mengatakan, pemberdayaan masyarakat itu sesuai dengan tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Tujuan KKN untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khusunya untuk pemberdayaan potensi desa yang berkaitan dengan kearifan lokal, penguatan moderasi sesuai dengan ideologi pancasila, dan penerapan kompetensi keprodian masing-masing mahasiswa,” ujar Dany Miftah.
Menurutnya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melepaskan mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus sebagai bagian program pendidikan, penelitian dan pengabdian.
“Semoga bisa memberikan sumbangsih kepada desa dan dapat memberikan pemberdayaan, serta memberikan hal-hal positif,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

