31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaKUDUSKudus Jadi Tuan...

Kudus Jadi Tuan Rumah Seleksi Pertandingan Barongsai Tingkat Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS – Untuk pertama kalinya, Kudus menjadi tuan rumah seleksi pertandingan barongsai tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna Klenteng Hok Hien Bio Jalan Jendral Ahmad Yani, Getas Pejetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Sabtu (24/9/2022).

Peserta merupakan perwakilan dari tujuh daerah, di antaranya Kudus, Tegal, Temanggung, Solo, Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Pati. Acara itu juga dihadiri pengurus Federasi Olahraga Barongsai (FOBI) tingkat pusat dan dibuka langsung oleh Bupati Kudus Hartopo.

Bupati Kudus Hartopo saat membuka seleksi barongsai tingkat Provinsi Jateng untuk persiapan Kejurnas. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Karnaval Jarwana, Simbol Kerukunan Etnis Banjar, Jawa, dan Cina di Kampung Jayengan

- Ads Banner -

“FOBI ini yang pertama kali ya, Alhamdulilah kita dipercaya sebagai tuan rumah. Mudah-mudahan pertandingan pada hari ini dikasih kemudahan dan kelancaran. Saya pesan pada atlet-atlet, diharapkan memiliki jiwa sportivitas yang luar biasa. Adanya olah raga ini menjadi motivasi mereka agar selalu giat, tidak hanya ketika menjadi atlet saja, setelah tidak jadi atlet pun harus tetap olahraga,” kata Hartopo.

Adanya ajang perlombaan itu, ia berharap Kudus dapat menjadi perwakilan Provinsi Jateng dan membawa medali emas. Hartopo juga berpesan, agar jiwa semangat olah raga selalu menjadi prioritas dan tidak hanya ketika menjadi atlet saja.

“Kudus menjadi tuan rumah dan mudah-mudahan Kudus bisa menjuarai, ini harapan kami. Serta saya tekankan untuk semangat olah raga karena menjadi kebutuhan, jangan sampai olahraga ketika jadi atlet saja,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sekertaris Jendral FOBI Nasional Xaverius mengatakan, dalam seleksi tingkat provinsi itu telah menggunakan sistem perhitungan Digital Accounting berbasis android. Terdapat sekitar 200 lebih atlet yang nantinya akan diseleksi dengan 10 kategori pertandingan.

“Jadi dulunya mereka menghitungnya manual, setelah kita pakai android, itu semua memakai sistem. Bagusnya lagi, di kejuaraan dunia itu pakai juri lebih banyak karena manual. Malah sekarang tidak perlu, begitu masuk nanti langsung ke meja dewan. Nah, mereka bisa berkomunikasi lewat teknologi,” terangnya.

Baca juga: Atraksi Barongsai Ramaikan Tahun Baru Imlek di Klenteng Sam Poo Kong

Atlet yang telah lolos tahap seleksi, Xaverius menjelaskan, akan masuk dalam tahap selanjutnya. Ia berharap para pemain dapat memenangkan medali emas hingga tingkat internasional.

“Setelah selekprov selesai, berarti masuk Kejurnas. Kemudian Pra Pon, baru ke PON,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler