BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus mulai September 2022, akan melaksanakan vaksinasi human papilloma virus (HPV) kepada ribuan anak perempuan. Hal itu bertujuan sebagai perlindungan masa depan anak perempuan terhadap kanker serviks.
Hal itu diungkap oleh Kasi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad. Dia mengatakan, vaksinasi HPV ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di Kabupaten Kudus, pemberiannya nanti dilaksanakan secara massal.
Baca juga: BPJS Kesehatan Kudus Gelar Deteksi Kanker Serviks Gratis, Ini Tempat dan Syaratnya
“Untuk sasaran dosis pertama diberikan kepada para siswi kelas lima SD dan MI. Dengan jumlah sasaran sekitar 6.654 siswi di seluruh Kudus,” ujar pria yang akrab disapa Aniq kepada Betanews.id, beberapa waktu lalu.
Dia menuturkan, jumlah sasaran itu didapatkan dari data yang diberikan pihak sekolah. Nantinya, pemberian vaksin HPV dilakukan di seluruh sekolah SD dan MI yang ada di Kudus.
“Vaksinasi ini nantinya gratis dan sifatnya wajib bagi siswi kelas lima SD dan MI,” tandasnya.
Dia mengungkapkan, alasan kenapa vaskin HPV diberikan kepada siswi kelas lima SD dan MI, hal itu dikarenakan pada usia tersebut adalah masa-masa menstruasi pertama. Setelah mendapatkan vaksin HPV dosis pertama, nanti setelah naik ke kelas enam akan diberikan lagi dosis yang kedua.
“Interval pemberian vaksin HPV satu ke vaksin HPV tahap dua ini sekitar enam bulan,” jelasnya.
Setelah itu, lanjutnya, nanti ada vaksinasi ketiga, yakni saat siswi yang bersangkutan sudah beranjak remaja. Pasalnya, pada usia remaja adalah masa pra nikah, di mana kanker serviks bisa tumbuh karena pola hidup yang kurang bersih pada organ vital sang perempuan.
“Harapannya dengan adanya vaksin HPV, bisa menurunkan angka kejadian kanker serviks di Kudus. Sebab, perempuan di Kudus yang terkena kanker serviks juga lumayan banyak,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

