BETANEWS.ID, KUDUS – Dalam rangka menekan peningkatan jumlah penderita kanker serviks, BPJS Kesehatan menggelar pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA/Papsmear) gratis. Acara yang bekerja sama dengan beberapa klinik ini diperuntukkan Peserta Aktif Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Agustian Fardianto mengatakan, kegiatan itu bertujuan meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia demi mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan terbebas dari penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia itu.
“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini bisa diperoleh secara gratis, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Apabila setelah diperiksa, peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Ardi melalui siaran tertulisnya kepada Betanews.id, Jumat (20/5/2022).
Baca juga: Sasar Warga Pedesaaan, BPJS Kesehatan Cabang Kudus ‘Mlebet Desa’ untuk Jemput Bola
Ia melanjutkan, pemeriksaan IVA/Papsmear cukup mudah dengan syarat, peserta JKN-KIS aktif, perempuan yang sudah atau pernah menikah dengan usia 30 tahun sampai 50 tahun, tidak sedang menstruasi, tidak melakukan hubungan seksual minimal dua hari sebelum pemeriksaan, dan tidak sedang menggunakan tampon/pembilas vagina/obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina minimal dua hari sebelum pemeriksaan,
Selain itu, peserta juga harus membawa pengantar dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai dengan kondisi peserta. Kemudian belum mengikuti program IVA/papsmear yang diselenggarakan BPJS Kesehatan dalam waktu satu tahun terakhir.
“Jika hasil positif dapat melakukan papsmear satu tahun sekali, tapi jika hasil negatif pemeriksaan papsmear dilakukan tiga tahun sekali,” jelasnya.
Baca juga: Hingga Maret 2022, Warga Kudus yang Terdaftar Peserta BPJS Kesehatan Capai 95,20 Persen
Setelah syarat terpenuhi, mereka bisa menuju klinik yang sudah kerja sama, yaitu Laboratorium Sarana Medika Kudus yang beralamat di Jalan Mejobo No 55, Mlati Kidul. Laboratorium Cito Kudus, Jalan Raya Kudus-Jepara No 38, Purwosari, dan Laboratorium Prodia Kudus di Jalan Kyai H Wahid Hasim No.75, Panjunan.
Kemudian di Kabupaten Jepara ada dua laboratorium, yakni Laboratorium Prodia Jepara yang beralamat di Jalan Pemuda No 57 A, Potroyudan dan Laboratorium Seger Waras di Jalan Diponegoro Jobokuto.
“Sedangkan di Kabupaten Grobogan ada satu laboratorium, yaitu Laboratorium Sarana Medika Purwodadi yang beralamat di Jalan DI Panjaitan No 14, Brambangan, Purwodadi,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

