Cegah Kecelakaan, 11 Persimpangan di Kudus Bakal Dipasangi Highmast

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal memasang lampu penerangan jalan umum (LPJU) jenis highmast di 11 persimpangan yang tersebar di sejumlah wilayah. Pemasangan tersebut ditargetkan selesai dan mulai beroperasi dalam waktu sekitar dua bulan.

Kepala Bidang Keselamatan dan Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Sahri Noto Utomo, mengatakan saat ini proses pemasangan highmast tersebut telah memasuki tahap kontrak. Pembangunan 11 titik itu menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Insyaallah dua bulan lagi sudah bisa hidup terang benderang,” ujar Sahri di ruang kerjanya.

-Advertisement-

Dari total 11 titik tersebut, sebanyak lima highmast dibangun menggunakan anggaran DBHCHT dengan nilai sekitar Rp817,7 juta. Kelima lokasi itu yakni Simpang Empat Kencing Tanjungkarang, Simpang Empat Lingkar Tenggara Mejobo, Simpang Empat Gondoharum perbatasan Pati, Simpang Empat Krawang, serta Jalan R Agil Kusumadya di pintu masuk Terminal Induk Jati sisi barat.

Sementara enam titik lainnya dibiayai melalui DAU dengan total anggaran sekitar Rp981,3 juta. Lokasinya berada di Simpang Tiga Jalan Gajian Watuputih, Simpang Empat Jalan Klaling–Tanjungrejo, Simpang Tiga Kudus–Pati, Simpang Tiga Jalan Tenggeles, Simpang Tiga Jalan Lingkar Tenggara Megawon, serta Jalan Sumber–Honggosoco.

Baca juga : Dukung Pengasuhan Anak, Bupati Kudus Luncurkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah

Menurut Sahri, pemasangan highmast diprioritaskan di kawasan persimpangan karena menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah. Kondisi penerangan yang kurang memadai di lokasi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat malam hari.

“Lokasi tersebut dipilih karena merupakan simpang yang padat kendaraan sehingga membutuhkan pencahayaan yang lebih optimal demi keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Dengan pemasangan lampu berkapasitas besar tersebut, Dishub Kudus berharap kondisi lalu lintas pada malam hari dapat terlihat lebih jelas oleh pengguna jalan. Penerangan yang lebih optimal juga diharapkan mampu mengurangi titik gelap sekaligus menekan potensi kecelakaan di persimpangan.

Sahri menyebut program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kudus meningkatkan kualitas penerangan jalan di berbagai wilayah. Pemasangan highmast juga merupakan arahan Bupati Kudus agar tidak ada lagi persimpangan yang minim penerangan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

“Ini merupakan perhatian dari Pak Bupati agar Kabupaten Kudus semakin terang dan tidak ada lagi persimpangan yang minim penerangan. Dengan begitu keselamatan masyarakat juga semakin meningkat,” imbuhnya.

Highmast merupakan sistem penerangan luar ruang yang menggunakan tiang tinggi dan dapat menopang beberapa lampu sorot sekaligus. Di Kudus, setiap tiang highmast akan dilengkapi empat lampu sehingga jangkauan pencahayaannya lebih luas dan merata dibandingkan LPJU biasa, khususnya di persimpangan dan ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER