BETANEWS.ID, KUDUS – Program Gerakan Menjaga Periode Emas (Gemas) di PT Djarum telah sukses menjamin kesehatan para buruh dari hamil hingga punya anak berusia lima tahun. Sejak diluncurkan beberapa tahun lalu, program ini sudah menjangkau ratusan buruh di berbagai brak yang dimiliki perusahaan rokok tersebut.
Public Affairs Senior Manager PT Djarum Purwo Nugroho mengatakan, dari puluhan ribu buruh yang sudah bergabung dengan Program Gemas kini ada 500 orang. Dari jumlah tersebut, yang sedang hamil kurang lebih 300 karyawan.
Menurutnya, setiap buruh akan mendapatkan fasilitas pemeriksaan dan monitoring kesehatan sejak hamil hingga anaknya usia lima tahun. Fasilitas itu berupa monitoring janin dan buruh tersebut sehingga periode kehamilannya selalu terkontrol.
Baca juga: Riangnya Buruh Rokok Djarum Usai Dapat BLT, Rena: ‘Untuk Tambah Biaya Nikah’
“Buruh yang hamil kesehatannya kita monitor, janinnya kita monitor melalui USG. jadi tahu perkembangan janin dari bulan ke bulan. Nanti apabila diperlukan intervensi, mereka akan kita berikan multi vitamin yang diperlukan atau makanan tambahan,” katanya saat ditemui di Brak Djarum Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jumat (28/8/2022).
Setelah melahirkan, kesehatan mereka juga tetap dikontrol, bahkan hingga anaknya berusia lima tahun. Monitoring ini penting untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.
“Tujuan dari program Gemas ini memang untuk pencegahan stunting terhadap anak buruh rokok Djarum,” ujarnya.
Baca juga: Audisi Umum PB Djarum Kembali Digelar Tahun Ini, Catat Tanggalnya
Purwo membeberkan, Program Gemas tersebut sempat berhenti selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19.
“Karena saat ini pandemi sudah mereda, sehingga Program Gemas ini dimulai lagi. Karena dampaknya pada pertumbuhan anak. kalau kita abaikan nanti pertumbuhanya bisa terhambat,” pungkas Purwo.
Editor: Ahmad Muhlisin

