31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Jadi Garda Terdepan Promosikan Kopi Muria, Disbudpar Gelar Lomba Seduh Kopi untuk Pegawainya

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat menyeduh kopi di Taman Krida Kudus. Dengan telaten mereka menuangkan biji kopi yang sudah dihaluskan ke dalam gelas. Kemudian dengan pelan-pelan mereka menuangkan air panas. Setelah itu seduhan kopi tersebut disaring, lalu ditaruh di meja lain untuk dinilai oleh juru.

Acara tersebut yakni Lomba Seduh Kopi Fun Brewing Kopi Muria oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus 2022.

Plt Kepala Disbudpar Kudus yakni Mutrika mengatakan, Kopi Muria saat ini sudah jadi daya tarik wisata. Sehingga pihaknya harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang paham tentang Kopi Muria.

-Advertisement-
Plt Kepala Disbudpar Kudus Mutrika mencicipi seduhan Kopi Muria hasil peserta lomba. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Festival Kopi Muria Jadi Ajang untuk Kenalkan Potensi Lokal Kudus

“Oleh sebab itu kami menyelenggarakan Lomba Seduh Kopi Fun Brewing Kopi Muria oleh Disbudpar Kudus 2022. Pesertanya khusus pegawai Disbudpar Kabupaten Kudus,” ujar perempuan yang akrab disapa Tika kepada awak media, Jumat (26/8/2022).

Sebelum lomba, kata Tika, para peserta diberikan sosialiasi serta edukasi cara yang benar menyeduh Kopi Muria oleh ahlinya. Sebab, diakuinya, para peserta yang pegawai Disbudpar bukanlah barista profesional.

“Kami menggandeng pihak Java legend Coffee Lab Educationa and roastery untuk memberikan edukasi menyeduh Kopi Muria, sekaligus jadi juri acara ini. Dengan adanya edukasi dan sosialisasi itu akan menambah wawasan para peserta terkait menyeduh Kopi Muria yang benar,” tandasnya.

Tika berharap, dengan adanya lomba ini, pegawai di Disbudpar yang sejak awal belum banyak tahu tentang cara menyeduh dan mengolah kopi, bisa menjadi paham. Sebab, mereka adalah garda terdepan pelayan wisatawan di Kudus, termasuk mempromosikan Kopi Muria.

“Bagaimana mereka bisa jadi pelayan wisatawan dan mempromosikan Kopi Muria dengan baik, jika mereka tak memahaminya. Oleh sebab itu kami berikan edukasi, sehingga kita paham saat mempromosikan daya tarik wisata Kopi Muria kepada para wisatawan,” jelasnya.

Dia mengatakan, lomba ini diikuti lima bidang di Disbudpar. Antara lain, bidang pariwisata, kebudayaan, museum, pengelola wisata serta sekretariat.

“Masing-masing bidang mengirim perwakilan tiga orang. Jadi total peserta ada 15 orang. Selain lomba nyeduh kopi, kami juga menyelenggarakan lomba video challenge,” imbuhnya.

Baca juga: Hartopo Berharap Festival UMKM Gusjigang Bisa Jadi Rujukan Wisatawan Luar Daerah

Sementara itu juri lomba Seduh Kopi Fun Brewing Kopi Muria Disbudpar yakni Bimo Sekti Bagus Thohari dari Java Legend Coffee Lab Educationa and Roastery mengatakan, lomba ini yang dinilai mulai dari aroma kopi, after taste, dan yang terpenting adalah balance.

“Terkait kemampuan peserta memang harus ditingkatkan lagi. Ya, bisa dimaklumi sebab mereka adalah para pemula di dunia kopi, termasuk untuk penyeduhan,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER