Hendi Sebut Perbedaan Data Antara Daerah dan Pusat Jadi Penghambat Penanganan Stunting

BETANEWS.ID, KUDUS – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan pentingnya verifikasi data stunting di Semarang. Mengingat, selama ini sering ada ketidaksinkronan data antara pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, jika data bisa seragam, pihaknya bisa menyiapkan data dukung untuk mengatasi masalah bayi kurang gizi tersebut.

“Sebagai perhatian, prevalensi balita stunting di Kota Semarang tahun 2021 ada di angka 3,1 persen. Namun menurut Studi Status Gizi Indonesia 2021 yang dirilis Kementerian Kesehatan, disebutkan jika prevalensi balita stunted di Semarang mencapai 21,3 persen,” ungkap Hendi dalam Rembug Stunting di Hotel Patrajasa, Selasa (16/8/2022).

Menurutnya, data itu menjadi kendala di lapangan karena stunting dan stunted kerap dianggap sama, sehingga menimbulkan salah paham.

-Advertisement-

Baca juga: Berkat Si Bening, Kota Semarang Berhasil Turunkan Angka Stunting

“Stunting dan Stunted itu berbeda. Jadi jangan sampai hanya mengejar angka dengan cut off kecil tapi datanya tidak nyambung,” tegasnya.

Maka dari itu, Hendi meminta seluruh pihak terkait agar dapat melakukan pemutakhiran data untuk diserahkan pada Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hendi juga menekankan pentingnya inovasi program dan kolaborasi antar-stakeholder dalam penanganan stunting. Maka program-program yang berjalan di Kota Semarang seperti Si Bening (Semua Ikut Bergerak Menangani Stunting) dan Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting diharapkan bisa didukung oleh semua pihak.

“Penanganan stunting tidak serta merta soal pemberian makanan bergizi secara gratis tetapi juga bagaimana kita mengkomunikasikan kepada para orang tua cara merawat anak dengan baik. Kalau tidak punya uang untuk beli vitamin, kita kasih vitamin. Kalau persoalannya kekurangan makanan bergizi, kita kasih makanan bergizi. Tapi kalau ternyata orang tua sibuk bekerja, ya wajib dicarikan peran-peran pengganti untuk merawat sang anak,” pungkas Hendi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER