31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Berikan Pengalaman Baru Bagi Pengunjung, Semarang Zoo Gelar Parade Satwa

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 77, Semarang Zoo yang berada di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Mangkang Kulon, Kaliwunggu, Semarang, mengadakan parade satwa untuk menghibur pengujung.

Dalam parade tersebut, hewan yang biasanya ditaruh di dalam kandang, dikeluarkan di halaman kebun binatang. Sehingga, pengunjung yang datang bisa bermain secara langsung dengan beberapa satwa yang dikeluarkan.

Beberapa peserta parade satwa yang digelar Semarang Zoo berfoto bersama. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Ketahuan Belum Vaksin, Puluhan Wisatawan Semarang Zoo Diminta Putar Balik

-Advertisement-

Direktur Semarang Zoo Khoirul Awaludin menyampaikan, konsep parade satwa kali ini, ingin mengenalkan ke masyarakat tentang satwa dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Serta ingin mengajak masyarakat untuk menjaga satwa agar tidak punah.

“Kalau parade satwa ini kita konsepnya mengenalkan satwa serta baju adat dari berbagai daerah. Jadi misal gajah dari Sumatera, nah pelatihnya juga akan mengenakan baju adat dari Sumatera,” katanya.

Pihaknya pun menyampaikan, tak hanya untuk merayakan HUT RI, tetapi juga memberikan pengalaman baru untuk para pengunjung, karena bisa melihat, berinteraksi langsung dengan satwa yang sudah jinak.

“Karnaval kali ini juga dilakukan dalam rangka interaksi antara satwa dengan pengunjung. Kalau biasanya orang datang melihat dari kandang, nah hari ini kita coba untuk keluarkan beberapa satwa yang sudah terlatih, agar pengunung bisa berinteraksi langsung. Jadi pengunjung tidak perlu harus masuk jalan kaki ke kandang,” ujarnya.

Lalu untuk jenis hewan yang diikutkan dalam karnaval kali ini, lanjut Khoirul, ada sekitar 23 satwa, antara lain, gajah, binturong, harimau, dan beberapa endemik lainya.

“Agar bisa terlatih dan ikut karnaval, butuh waktu 3 bulan. Kalau hewan yang paling sudah itu harimau, kita harus melatihnya dari umur 3 bulan, kalau sudah besar susah. Kalau kendala pasti ada, biasanya terjadi kecelakan-kecelakaan kecil, tapi masih aman,” tambahnya.

Baca juga: Patung Bung Karno Tertinggi di Dunia Diresmikan Sore Ini di Polder Tawang Semarang

Kemudian untuk antusias mayarakat senidri, ia mengaku, cukup baik. Karena dalam hari libur ini ada ratusan pengunjung yang datang.

“Antusiasnya sangat kuar biasa. Kita juga berharap dengan kegiatan ini bisa menanamkan cinta tanah air dan cinta satwa ke masyarakat. Karena itu juga bagian dari kita cinta tanah air, karena satwa juga merupakan kekayaan bangsa yang harus kita jaga agar tidak punah,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER