BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang laki-laki tampak sedang melayani pembeli yang hendak memilih dimsum yang dijualnya di ruko yang berada di Jalan Mayor Basuno, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ia pun mengambil satu per satu dimsum yang dipilih oleh pelanggannya tersebut pada wadah styrofoam putih. Laki-laki itu adalah Taufiqur Rachman (35), Owner Warunk Cikgu.
Usai melayani pembeli, Taufiq sapaan akrabnya bersedia berbagi kisah tentang usaha yang dirintisnya sejak tahun 2018 itu. Dirinya mengungkapkan, Warunk Cikgu miliknya ini awalnya menjual es kepal. Karena sepi, ia lantas mencoba berjualan kuliner ala Korea.
Baca juga: Persiapkan Masa Depan, Sejoli Ini Rintis Ayam Pedas Ala Korea yang Kini Sudah Punya 2 Outlet
“Awalnya itu dulu jualan es kepal, lalu es kepalnya mulai sepi, coba-coba jualan jajanan Korea, terus jajan Koreanya lebih ramai. Jadi diteruskan sampai sekarang ini,” ungkapnya kepada Betanews.id, Rabu (17/8/2022).
Taufiq menambahkan, sebelum dirinya berjualan es kepal, ia lebih dulu merintis usaha aksesoris komputer dan handphone di tahun 2009. Kemudian, di tahun 2018 dirinya memutuskan membuka usaha sampingan yaitu es kepal yang dilanjut dengan berjualan aneka makanan ala Korea.
“Sebelumnya jualan aksesoris komputer aksesoris hape terus bikin sampingan jualan es kepal. Terus lebih ramai ke es kepal lanjut jajan Korea, jadi toko aksesorisnya tutup fokus ke usaha Warunk Cikgu,”tambahnya.
Lanjut Taufiq, selain usaha kuliner lebih menjanjikan, alasan lain menutup toko aksesoris miliknya karena sudah mulai sepi. Dalam merintis usaha kulinernya itu, Taufiq juga selalu mengupayakan inovasi baru agar usahanya tetap berkambang.
“Untuk usaha kuliner ini juga saya selalu usahan ada menu baru setiap tahun supaya para pembeli itu tidak bosan. Jadi tidak menu itu saja, tapi ada inovasi baru, menu baru seperti menu baru kami yang baru satu ini yaitu seblak Korea,” terangnya.
Baca juga: Dari Hobi Nonton Drakor, Abi Kini Punya Usaha Jajanan Korea dan Jepang yang Hasilnya Menjanjikan
Taufiq berharap, untuk ke depannya, usaha kuliner Warunk Cikgu miliknya bisa memiliki beberapa cabang agar dapat menjangkau banyak pelanggan.
“Ke depannya pengen buka cabang di tempat-tempat lain juga, biar menjangkau pelanggan-pelanggan yang jauh,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

