31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKISAHTak Mau Kecewakan...

Tak Mau Kecewakan Ayahnya, Firman Ambil Kendali Usaha Bordir yang Kini Hasilkan Jutaan Sehari

BETANEWS, KUDUS – Sedari pagi, seorang pemuda tampak sibuk menata kain-kain yang berada di mesin bordir. Sesekali, ia juga beralih menerapkan kain pada pemidangan, agar tidak geser saat disulam. Laki-laki itu bernama Firman Amal (28) Pemilik Firman Bordir.

Di sela-sela bekerja, Firman bersedia menjelaskan usaha keluarga yang dirintis ayahnya pada 1993 lalu itu. Dalam ceritanya, Firman sudah membantu orang tuanya sejak SMA. Sepeninggal ayahnya dua tahun lalu, Firman kemudian meneruskan bisnis tersebut bersama adiknya.

Firman sedang mengecek hasil bordir di usahanya. Foto: Sekarwatri.

“Ini baru generasi yang kedua. Dari zaman SMA saya sudah mulai membantu orang tua. Saya mau meneruskan ini karena orang tua telah merintis sejak lama,” katanya pada betanews.id, Senin (11/7/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Bisa Selesai dalam 3 Hari, Firman Bordir Pelanggannya hingga Luar Jawa

Firman melanjutkan, sebelum memanfaatkan komputer, produksi bordir miliknya disulam dengan mesin Juki manual. Akibat permintaan pasar yang melonjak dan mengikut zaman, ia lantas membeli mesinh bordir komputer pada 2011 lalu.

Dengan adanya bantuan mesin itu, Firman kini bisa mendapatkan hasil 1.500 bordir dengan omzet Rp1 juta setiap harinya. Beberapa produk yang ia buat di antaranya logo sekolah, gamis, hijab, mukena, souvernir, bendera, dan baju.

“Untuk omzet satu mesin bisa sampai Rp350 ribu sampai Rp400 ribu. Kalau tiga unit hidup semua dalam sepuluh jam kerja rata-rata bisa Rp1 jutaan. Itu hasil kotornya,” jelasnya.

Baca juga: Cerita Beby Kurniawati yang 15 Tahun Tekuni Kerajinan Ronce Melati, Terinspirasi dari Tetangganya

Menjadi tulang punggung keluarga, Firman kini dapat menikmati hasil jerih payahnya menjadi pengusaha bordir. Selain untuk memberi nafkah istrinya, ia juga dapat menguliahkan adik semata wayangnya.

Alhamdulillah kalau masalah beli-beli, sewajarnya lah untuk kebutuhan sehari-hari. Saya masih menguliahkan adik saya, masih merawat ibu saya, dan istri yang wajib saya nafkahi juga,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler