BETANEWS.ID, DEMAK – Polres Demak akan memberlakukan contraflow atau lawan arus selama pembangunan Jembatan Wonokerto yang berada di Jalur Pantura Semarang-Demak mulai hari ini, Rabu (20/7/2022). Pemberlakuan itu kurang lebih akan berjalan selama delapan bulan atau sampai 5 Maret 2023.
Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan u-turn baik dari arah Semarang maupun dari Demak. Pihaknya juga menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas dengan membagi petugas tiga shift.
“Untuk pembangunan jembatan dilakukan yang dari arah Semarang menuju Demak. Namun demikian, pihak kepolisian tidak menutup jalan untuk menuju ke Demak, namun akan dilakukan contraflow yang menggunakan lajur dari Demak ke Semarang,” beber dia.
Selain memberlakukan contraflow, pihaknya juga sudah menyiapkan jalur alternatif. Untuk dari arah Kudus bisa melewati Jembatan Layang-Wonosalam-Kebonagung-Gubug-Tegowanu-Karangawen-Mranggen-Semarang. Pengendara juga bisa melewati Pertigaan Halte Buyaran-Guntur-Karangawen-Mranggen-Semarang.
Kemudian untuk kendaraan dari Semarang ke Kudus dapat melewati Pertigaan Genuk Sari-Pasar Genuk-Karangroto-Bulusari-Guntur-Pertigaan Halte Karang Tengah-Jalur Pantura. Selain itu kendaraan dari Semarang ke Surabaya maupun sebaliknya juga dapat melewari jalur tol.
Editor: Ahmad Muhlisin

