Kisah Azzam yang Jadi Siswa Baru Satu-satunya di SDN 197 Sriwedari Solo

BETANEWS.ID, SOLO – Suasana ruang kelas I itu tampak begitu berbeda dengan kelas lain di SD Negeri 197 Sriwedari Solo. Ruangan yang biasanya penuh dengan siswa, ternyata hanya dihuni oleh satu anak dan satu guru yang belajar secara berhadapan. Nama siswa itu adalah Azzam Ma’ruf Bi Qolbi (7), siswa baru satu-satunya di SD yang berada di Jalan Kebangkitan Nasional No 23, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Ditemui di sela-sela belajar, Azzam mengaku senang dapat bersekolah dan bertemu guru secara langsung meski tidak ada teman di kelasnya.

“Seneng (bisa sekolah). Sudah tiga hari sekolah. diajari mewarnai, memasang puzzle SD Sriwedari, sudah menghapal lagu, sama sudah membikin kartu nama,” ujar Azzam dengan polos, rabu (13/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Haru Ariel, Siswa Yatim Piatu SMKN Jateng yang Berjuang Bahagiakan Adik dan Neneknya

Meski tidak ada teman sekelas, Azzam tetap bersemangat mengikuti pembelajaran. Ia juga mengaku sudah memiliki banyak teman yang berbeda kelas dengannya. Dirinya juga mengaku tidak takut saat berbaur dengan mereka.

“Sudah punya teman tapi namanya lupa. Temannya sudah besar-besar,” ungkap siswa berambut cukup gondrong itu.

Ketika ditanya soal cita-cita apa yang ia inginkan, warga Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan itu ingin menjadi seorang pilot.

Wali kelas I Diyan Alfiana Rahma mengungkapkan, sebenarnya Azzam memiliki teman sekelas yang meruapakan siswa yang sebelumnya tidak naik kelas ke kelas II. Namun, siswa tersebut belum berangkat hingga hari ke tiga PTM ini.

“Belum mau masuk (anaknya). Kemarin sudah dibujuk terus, saya video call dengan Mas Azzam supaya mau membujuk untuk berangkat, cuma belum mau berangkat,” bebernya.

Selama tiga hari mengikuti pembelajaran, Diyah mengatakan Azzam sangat antusias dan belajar dengan semangat. Meski belum resmi PTM dan masih dalam masa Masa Pengenalan Lingkungan Siswa (MPLS), Azzam sama sekali tidak malu berbaur dengan teman di kelas yang lainnya.

Baca juga: Bisa Sekolah Gratis di SMKN Jateng, Nisa: ‘Saya Ingin Jadi Dokter dan Kerja di Jepang’

“Sejauh ini mengikuti pembelajaran dengan baik, tetep semangat, nggak malu juga. Biasanya kan anak kelas I itu masih malu-malu, masih takut, tapi Mas Azzam mentalnya sudah hebat, sudah baik,” ujar Diyah.

Diyah juga memiliki cerita lucu yang menjelaskan Azzam membiarkan rambut gondrongnya. Rupanya, Azzam tak memotong rambut karena saat beritanya viral, rambutnya sudah terkenal panjang.

“Kan hari pertama itu belum potong, rambutnya masih panjang. Kemarin saya tanya ‘kok belum potong, Mas? Trus dia jawab, iya soalnya di berita itu kan beritanya anak berambut gondrong. Kalau dipotong nanti beritanya jadi ganti,” pungkasnya sambil tertawa.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER