BETANEWS.ID, BREBES – Di sudut Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyungan, Kabupaten Brebes, tampak puluhan rumah berjajar seperti kompleks perumahan. Bangunan bercat warna-warni itu merupakan rumah bantuan program Tuku Lemah Oleh Omah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kompleks tersebut dihuni oleh 30 kepala keluarga (KK) yang tergabung dalam Komunitas Paguyangan Bersemi. Mereka terdiri dari sopir, buruh, dan pedagang. Program tersebut memang diperuntukkan bagi keluarga miskin yang belum punya rumah dan masuk dalam Data Terpadu Kesehateraan Sosial (DTKS). Penerima hanya perlu punya tanah, dan nantinya rumah akan disubsidi Pemerintah Provinsi senilai Rp35 juta dan padat karya Rp 1,8 juta.
Bangunan bersistem Rumah Unggul Sistem Panel Instan (Ruspin) itu dikerjakan secara kolektif, dengan Pemerintah Daerah dan pihak-pihak terkait. Dalam pembangunan, penerima bantuan tidak boleh membangun pagar rumah, serta pembatas antarrumah yang berlebihan. Hal itu guna menciptakan kehidupan yang rukun dan gayeng.
Baca juga: Bahagianya Mbah Rasih, Rumahnya yang Hampir Rubuh Kini Jadi Bagus Berkat Bantuan Bedah Rumah
Salah seorang penerima bantuan Ruspin, Winarto menceritakan, dirinya sangat senang telah memiliki rumah yang telah diimpikannya sejak menikah 1998 lalu. Selama ini, ia bersama istrinya tinggal di rumah orang tuanya.
“Kebetulan ada program bantuan rumah berupa Ruspin senilai Rp35 juta. Syaratnya KTP muncul di DTKS dan belum punya rumah, terus punya tanah. Jadi bisa dibilang tuku lemah oleh omah,” ujarnya, Senin (18/7/2022).
Pria yang akrab disapa Ato itu pun mengaku semakin bersemangat menjalani hidup setelah dapat menempati rumah sendiri. Dengan adanya bantuan tersebut, kualitas hidupnya semakin lebih baik.
“Alhamdulillah, sebelum punya rumah kerja tidak semangat, setelah dapat rumah bantuan, pikiran bisa tenang, bisa nyari rezeki halal, rezeki ngikut,” beber pria yang bekerja sebagai sopir itu.
Baca juga: Sempat Mengubur Mimpi Punya Rumah Layak Huni, Keinginan Buruh Tani Ini Akhirnya Diwujudkan Ganjar
Ketua Komunitas Paguyangan Bersemi, Saifullah menambahkan, program yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. Untuk tahun 2021, bantuan Ruspin telah dilakukan untuk 187 unit. Dan di tahun 2022, ditargetkan membangun 256 unit rumah. Program Tuku Lemah Oleh Omah menjadi pelengkap bantuan renovasi rumah yang sudah berlangsung sejak 2014 silam.
“Dulunya saya mengontrak, dan sekarang sudah punya rumah sendiri. Harapannya, semua warga penerima bantuan biar hidup rukun,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

