31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dari Kuli Pasar hingga Jadi Bos Bengkel Mobil, Sahid Buktikan Kerja Keras Tak Khianati Hasil

BETANEWS.ID, KUDUS – Sahid (30) siang itu tampak berjibaku bersama 2 pria di bengkel Shdmodifie yang berada di Desa Loram RT 5 RW 6, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Mereka tampak berbagi peran menyelesaikan pesanan kastemer.

Sembari tetap mengerjakan, Sahid bersedia berbagi kisahnya dari pekerja biasa hingga mampu membuka bengkel sendiri. Ia menuturkan, kisaran tahun 2008 ia pernah bekerja sebagai kuli di pasar, Kemudian selang beberapa bulan kemudian, ia ikut bekerja di bengkel yang bernama V-kool (spesialis kaca film).

Salah satu mobil yang sedang dikerjakan Bengkel Shdmodifie. Foto: Kaerul Umam.

“Bekerja di V-kool selama tiga tahun. Dari sana saya belajar banyak tentang custom kaca film. Kemudian setelah itu saya bekerja di bengkel Harapan Kudus,” beber Sahid kepada betanews.id, Selasa (28/6/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Bengkel Shdmodifie, Tempat Modifikasi Mobil yang Tak Pernah Sepi Pelanggan

Menurutnya, di bengkel Harapan Kudus itu, ia bekerja sampai tujuh tahun lamanya. Saat masih bekerja di sana, ia sudah membuka bengkel kecil-kecilan sendiri. Menariknya, pertama kali buka bengkel itu, ia langsung dipercayakan pelanggan untuk menggarap mobil kontes.

“Mulai buka bengkel kecil-kecilan itu dari 2014 yang lalu, saat masih bekerja di bengkel Harapan. Dan pertama kali, saat buka bengkel di Desa Prambatan, ada pelanggan yang mobilnya ingin dibuat kontes,” jelasnya.

Dari situ, kata Sahid, bengkelnya mulai dikenal masyarakat kudus. Kemudian di tahun 2017 ia mengundurkan diri dari bengkel Harapan dan lebih memilih menekuni usahanya sendiri.

“Waktu itu, saya pindah bengkel yang semula dari Desa Prambatan ke Desa Loram Wetan ini sejak 2016 yang lalu. Di bengkel ini dulu saya utang bank sampai Rp80 juta untuk membuat lokasi bengkel,” kata bapak satu anak tersebut.

Hingga berjalannya waktu sampai sekarang, lanjutnya, pelanggan tak hanya datang dari kudus saja, karena banyak juga yang dari Pati, Jepara, Demak, bahkan Semarang. Sebab, di bengkel tersebut pengerjaan modifikasi mobilnya rapi dan bagus.

Baca juga: Dari Hobi Jadi Ladang Rezeki, Bengkel Milik Moko Kini Jadi Jujugan Pecinta Volkswagen

“Bahkan, jika ramai sampai tak ada tempat parkir atau menampung semua mobil pelanggan. Sehingga mobil yang mau di modifikasi di sana sampai terparkir di samping-samping bengkel,” kata dia.

Ia mengatakan, bengkel Shdmodifie melayani servis atau modifikasi (custom) selain mesin, seperti custom lampu, audio, bumper, body kit, interior, eksterior, sunroof, moonroof, dan air suspension. Ia juga biasa melayani modifikasi mobil kontes.

“Untuk custom lampu depan mulai Rp2,5 juta sampai Rp6 juta, lampu belakang mulai Rp2 juta sampai Rp3 juta, audio mulai Rp5 juta sampai Rp20 juta, interior Rp5 juta, sunroof Rp7 juta, moonroof Rp12 juta, dan air suspension Rp18 juta,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER