Ada Cerita Sedih di Balik Kerajinan Bunga Plastik Bikinan Guru Madrasah Ini yang Kini Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan bunga plastik dengan pot cantiknya tampak tersusun di rak kayu di ruang tamu sebuah rumah yang beralamat di Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Di sampingnya seorang perempuan berhijab terlihat membersihkan bunga plastik dari debu dan kemudian memotretnya. Perempuan tersebut yakni Sri Wahyuningsih (39) owner dari A27 Flower.

Di sela aktivitasnya, perempuan yang akrab disapa Ayun itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, mulai merintis usaha bunga plastik sejak tahun 2020, tepatnya pada akhir Juli. Ide usaha tersebut muncuk kala keluarganya tertimpa musibah secara bertubi-tubi.

Beberapa kerajinan bunga plastik buatan Sri Wahyuningsih. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Enggan Ratapi Nasib Karena Nyaris Lumpuh, Yudi Bangkit Rintis Usaha Kerajinan Eceng Gondok

-Advertisement-

“Saat itu saya yang juga guru di madrasah dan MI jatuh sakit selama empat bulan. Dalam tiga bulan, operasi dua kali dan masa pemulihan selama sebulan. Nahasnya lagi, saat saya sakit suamiku malah di-PHK dari pabrik tempatnya bekerja karena pandemi,” ujar Ayun kepada Betanews.id, Selasa (5/7/2022).

Di saat suaminya kena PHK itu, tak ada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di masa pemulihan dari operasi, ia pun memutar otak bagaimana bisa mendapatkan uang. Ayun pun kemudian berinisiatif bikin bunga plastik.

“Ide itu muncul karena saat itu masa pandemi, banyak orang yang menyukai kembang. Keadaan itu saya tangkap sebagai peluang usaha. Bukan kembang asli, tapi saya menawarkan bunga plastik,” bebernya.

Dia menuturkan, awalnya bunga plastik karyanya dipasarkan dari mulut ke mulut. Ditawarkan ke saudara, tetangga dan para sahabatnya. Tak hanya offline, ia juga memasarkan bunga plastik A27 Flower secara online.

“Alhamdulillah responnya cukup baik. Bunga plastik A27 Flower mampu terjual hingga 180 pcs per bulan. Saya juga memiliki 60 reseller,” ungkapnya.

Baca juga: Kerajinan Limbah Plastik Seruni Handmade Tembus Pasar Dunia

Dia mengatakan, menjual bunga plastik dengan berbagai jenis, ada bunga anggrek, janda bolong, mawar, dan lain sebagainya. Untuk harga dipatoknya bervariasi, mulai yang termurah Rp 20 ribu sampai yang termahal Rp 190 ribu. Sedangkan pelanggan tidak hanya orang Kudus saja, tapi juga ada yang dari Demak, Pati dan Jepara

“Alhamdulillah dengan membuat bunga plastic, kami memenuhi kebutuhan keluarga. Kini saya juga sudah mengajar lagi, selain tetap berjualan bunga plastik. Semoga ke depan bisa makin laris dan A27 Flower bisa makin berkembang dan sukses,” harap Ayun.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER