BETANEWS.ID, JEPARA – Sebanyak 732 perenang dari 70 klub asal Jawa Tengah mengikuti Kejuaraan Renang Antarperkumpulan (Krapprov) Jateng Piala Ke IV Bupati Jepara Tahun 2022. Ajang itu berlangsung selama tiga hari, yakni 1-3 Juli di kolam renang Jepara Olympic Pool kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini.
Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta berpesan kepada seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, termasuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, baik atlet, ofisial maupun para pendukung.
Kedatangan mereka ke Kota Ukir diharapkan tidak sekadar untuk bertanding. Namun, sekaligus bisa mengunjungi sejumlah destinasi, mengeksplorasi pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif. Pihaknya pun secara khusus memberikan fasilitasi masuk objek-objek wisata yang dikelola Pemkab Jepara.
Baca juga: Ponpes Al-Ma’ruf Juara Liga Santri Piala Kasad 2022 Wilayah Kudus
“Silakan bertanding dengan baik, dan menikmati wisata yang ada di Jepara,” tutur Edy.
Ketua Panpel Arif Darmawan menjelaskan, 732 atlet tersebut terdiri dari dari kelompok umur 6 tahun sampai dengan senior. Jumlah itu tercatat lebih banyak dibandingkan ajang serupa 2019 lalu yang diikuti 650 peserta.
Peningkatan tersebut diklaim memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat. Di sektor penginapan semua okupansinya penuh, bahkan telah dipesan jauh-jauh hari. Kondisi ini juga terjadi di rumah-rumah penduduk yang turut disewakan.
“Itu salah satu dampak positif, di samping penginapan tentu saja multiplier effect yang lain juga terasa,” ungkap Arif.
Baca juga: Jadi Tuan Rumah Kejurprov Catur, Pati Targetkan Raih Medali Emas
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PRSI Jateng Hartadi Noertjojo menyampaikan apresaisi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya ajang ini. Selain sukses juga berlangsung meriah. Harapannya lahir atlet-atlet muda yang menjadi kebanggaan bangsa. Karenanya, kompetisi tersebut diminta agar bisa dimaknai secara lebih luas.
“Kejuaraan ini tak sekadar soal menang atau kalah, tapi ada makna pendidikan di dalamnya. Sekaligus memahami arti konsep ukhuwah dalam agama kita,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

