31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKUDUSPATIPPPA Pati Catat...

PPPA Pati Catat Ada 4 Laporan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pati mencatat, hingga pertengahan 2022, sudah ada 4 laporan perempuan di Pati yang mengalami kekerasan.

“Sampai bulan ini ada 4 laporan terkait kekerasan perempuan yang kami terima. Tapi untuk jenis kekerasannya, kami tidak bisa mengungkapkannya. Karena itu rahasia,” ungkap Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pati Anggia Widiadari yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) PPPA Pati, Nikmah Munfaat saat ditemui di ruangannya, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Ganjar Siap Pasang Badan untuk Korban Kekerasan Seksual yang Tak Berani Speak Up

- Ads Banner -

Pihaknya mengungkapkan, bahwa selama ini Dinsos selalu memberikan pendampingan pada perempuan korban-korban kekerasan tersebut.

“Kita selalu melakukan pendampingan. Ke psikolog, laporan ke polres, sampai kasusnya selesai,” ucapnya.

Pihaknya pun menegaskan, bahwa terkait kasus kekerasan, PPPA Pati berjanji akan merahasiakannya. Tentang siapa korban, jenis kekerasannya dan lainnya. PPPA Pati memilih untuk tidak memberikan informasi.

“Kerahasiaan betul-betul kami jamin,” tegasnya.

Di samping itu, PPPA Pati juga membentuk Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA). Forum ini pun dikatakan Anggia direncanakan akan dilakukan pelantikan kepengurusan pada tahun 2023 mendatang.

Anggia yang juga sebagai Sekretaris Forum PUSPA Pati mengungkapkan, tujuan dibentuknya forum tersebut untuk mewujudkan program Three End (Tiga Akhir). Yakni tiga langkah untuk mengakhiri tiga masalah. Pertama, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kedua, mengakhiri kesenjangan ekonomi dan ketiga mengakhiri perdagangan manusia.

“Di Pati, saat ini masih banyak terkait kekerasan perempuan dan anak. Dengan adanya forum PUSPA ini tujuannya untuk menurunkan angka Three End,” jelasnya.

Baca juga: Dianggap Aib Keluarga, Banyak Perempuan Korban Kekerasan Takut Lapor

Forum ini pun, nantinya terdiri dari pemerintah daerah, lembaga masyarakat, profesi, organisasi keagamaan, akademisi, lembaga riset, dunia usaha dan media. Sampai saat ini, sudah ada 16 orang yang telah bergabung dengan Forum PUSPA. Harapannya pun bisa terus bertambah.

“Dengan forum ini kami berharap bisa menyadarkan perempuan di Pati agar bisa melek dan menghargai dirinya sendiri. Termasuk diharapkan angka kekerasan perempuan dan anak bisa turun. Sebab kalau ditangani oleh PPPA Pati sendiri itu tidak bisa. Jadi membutuhkan kerja sama dan sinergitas kerja dari semua stakeholder,” terangnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler