BETANEWS.ID, SOLO – Pemerintah Kota Solo meluncurkan tiga unit bus wisata edukasi. Bus tersebut, rencananya tidak hanya akan membwa wisatawan untuk berkeliling di Kota Solo saja, namun di wiayah aglomerasi Solo Raya.
Peluncuran tersebut dilakukan oleh Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Pemerintah Kota Solo di halaman Balai Kota Solo, Kamis (16/6/2022).
Peluncuran ditandai dengan pemecahan kendi yang dilakukan oleh Gibran. Selanjutnya, Gibran mengibarkan bendera sebagai tanda pemberangatan ketiga bus pariwisata ditambah satu unit bus low deck yang akan digunakan pada ajang ASEAN Para Games XI mendatang.

Baca juga: Batik Solo Trans Tambah Dua Koridor Baru, Ini Rutenya
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Hari Prihatno menjelaskan, bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa pihak hotel di Solo. Sehingga, ketika wisatawan menginap di hotel, kemudian bisa menikmati tour ke beberapa pilihan destinasi wisata di Solo Raya.
“Sekarang mereka sudah mulai bergerak di Solo Raya dengan adanya (bus wisata) ini. Ini di Boyolali, Klaten sama Sukoharjo,” kata Hari.
Hari menjelaskan, bus wisata aglomerasi tersebut akan beroperasi setiap harinya selama 4 sampai 5 jam. Namun, untuk sementara ini, bus pariwisata masih melayani wisata singkat untuk edukasi.
“Ini (sasaran) masih sekolah, nanti terus terang akan kita jaring yang masyarakat umum. Dan nanti mungkin sampai Wonogiri, kemarin kita sudah ke sana, destinasinya lumayan. Kita tinggal persiapan bisnya, kita sampaikan ke masyarakat, terus kemudian tarifnya sekalian juga. Kan berbeda kalau ke sana (Wonogiri) kan agak jauh, mungkin bisa seharian,” paparnya.
Lebih lajut, Hari mengatakan, bahwa ditambahnya koridor bus pariwisata hingga Solo Raya agar moda transortasi di Solo dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
“Kita tidak bisa hanya di bicara Solo, kita sudah bosan bis tingkat itu city tour (Kota Solo) karena di samping itu, kita juga masih kurang destinasinya ya. Sebenarnya kita berharap di Solo ini muncul destinasi baru supaya masyarakat tertarik,” ujarnya.
Baca juga: Solo Kini Miliki Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Hari juga menyebut, pengembangan koridor tersebut sejalan dengan semangat Walikota Solo, sehingga pariwisata di Kota Solo dan juga Solo Raya bisa bersaing dengan kota-kota wisata yang lainnya.
“Jadi kalau mau bersaing dengan Jogja, Bali itu jangan Kota Solo dengan Bali. Kalau Solo dengan Denpasar mungkin iya, tapi kalau dengan pulau Bali sendiri nggak bakalan bisa ya, Solo Raya ini yang akan kita genjot kita explore,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

