31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Pemerintah Gelontorkan Rp6,8 Triliun untuk Jadikan Borobudur Destinasi Wisata Ramah Lingkungan

BETANEWS.ID, MAGELANG – Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp6,8 triliun untuk membangun Borobudur menjadi destinasi wisata ramah lingkungan dan berkelanjutan. Di ranah transportasi, bus listrik buatan INKA sudah disiapkan dan akan melayani trayek Kawasan Borobudur-Candi Prambanan.

Selain bus listrik, pemerintah juga menggandeng pengemudi ojek online di sekitar kawasan Borobudur. Semua motor yang digunakan ojek online mengantar wisatawan itu juga berbahan listrik. Tempat pengisian daya listrik di kawasan Borobudur dan Prambanan juga telah dibangun

Ganjar dan Luhut saat menjajal mobil listrik di Kawasan Borobudur. Foto: Ist

Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kawasan Borobudur diharapkan betul-betul menjadi kawasan wisata yang green dan ramah lingkungan. Semua kendaraan yang beroperasi di kawasan itu baik sepeda motor, bus dan lain adalah kendaraan listrik.

-Advertisement-

Baca juga: Borobudur Marathon 2022 Digelar November, Tergetkan 5.000 Peserta

“Kita harap ke depan banyak yang menggunakan electric vehicle. Dan di Borobudur ini, khusus tahun depan kita harapkan sudah tidak ada lagi kendaraan fosil, karena semua harus pakai green energy,” ucapnya di kompleks Candi Borobudur, Sabtu (4/6/2022).

Tak hanya soal transportasi, Luhut juga meminta pembangunan sarana prasarana lain digenjot untuk mendukung program itu, seperti pengolahan sampah dan penataan pasar.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah pusat itu. Pemenuhan sarana prasarana juga akan terus ditingkatkan.

“Ada sejumlah PR untuk kami segera selesaikan, misalnya penyelesaian sampah, membereskan soal tanah, teknologi RDF yang lebih baik dan lainnya. Kami akan fokus mendukung penyelesaian itu, tentunya dengan kerjasama pihak lain,” kata Ganjar.

Baca juga: Destinasi Wisata di Kawasan Borobudur Mulai Bergeliat Setelah ‘Mati Suri’

Terkait transportasi massal yang ramah lingkungan, Ganjar mengatakan harus terus disosalisasikan. Pihaknya menargetkan, tahun depan kendaraan yang masuk ke kawasan Borobudur semua sudah kendaraan listrik.

“Kalau kita semangat, pasti bisa. Mungkin yang belum listrik ditaruh di luar, sementara yang di dalam sudah pakai kendaraan listrik. Tadi PT INKA sudah berikan contoh bagus, ada bus listrik. Dari ojek online juga sudah berikan contoh mengantar wisatawan pakai motor listrik,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER