31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Museum Patiayam Gelar Seminar Hasil Kajian Koleksi Fosil Temuan di Situs Patiayam

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Patiayam menggelar seminar hasil kajian koleksi situs purbakala di Hotel @Hom Kudus, Jumat (17/06/2022). Kegiatan ini bekerja sama dengan Tim Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Sragen, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini, Museum Patiayam mengundang 80 peserta yang terdiri dari perwakilan Disbudpar Kudus, pelaku wisata, akademisi, serta masyarakat pemerhati museum.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Disbudpar Kudus, Yusron mengatakan, tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk mendiskusikan dan menarasikan koleksi yang telah dikaji sebelumnya.

-Advertisement-

Baca juga: Pihak Museum Patiayam Berharap Pemkab Kudus Bangunkan Gedung Baru untuk Pamerkan Koleksi

“Tanggal 30 Mei sampai 2 Mei 2022  kemarin kan sudah dilaksanakan kajian bersama tim BPSMP Sangiran, kegiatanya ada konservasi dan inventarisasi. Nah setelah selesai kita adakan seminar ini sebagai wadah untuk mengevaluasi kegiatan kajian,” ujarnya.

Yusron menambahkan, fosil yang dikaji tahun ini adalah temuan yang sudah sejak lama berada daftar koleksi Situs Purbakala Patiayam. Fosil yang belum diluruskan narasinya dilakukan pengkajian secara intensif oleh Tim BPSMP Sangiran.

“Yang kita kaji adalah koleksi lama, karena koleksi yang ada di museum sangat banyak. Jadi kita kaji secara bertahap,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPSMP Sangiran, Iskandar Mulia Siregar mengatakan, koleksi yang dikaji tahun ini berjumlah 30 sampai 40 fosil.

Baca juga: Museum Kretek Kudus Adakan Seminar Hasil Kajian Koleksi

“Dalam proses mengkaji koleksi, kita tidak bisa cepat. Kita membutuhkan waktu yang lama, karena setelah ke lapangan kajian kita masih melakukan konsultasi dengan para ahli,” katanya.

Kemudian setelah dilakukan kajian, lanjut Iskandar, fosil tersebut akan dimunculkan narasi, sehingga bisa memberi informasi terkait fosil apa yang ditemukan.

“Kalau kajian lengkap, kita teliti dan kita diskusikan. Kemudian, akan memberikan informasi, sehingga ketika didisplay, pengunjung bisa mengetahui informasi tentang fosil yang dipajang, ini hewan apa, hidup tahun berapa, dan seperti apa,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER